Meneladani Cara Rasulullah Mendidik Anak dengan Kasih Sayang

  • 10 Mar 2026 15:56 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi – Mendidik anak bukan hanya soal memberi nasihat atau aturan, tetapi juga tentang keteladanan dari orang tua. Hal ini disampaikan oleh ustadz Muhammad Ilham, S.Ud, M.Ag dalam Podcast RRI Jambi mengenai peran ayah dalam pendidikan anak.

Menurutnya, teladan dari seorang ayah merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter dan ibadah anak. Ia menjelaskan bahwa Rasulullah SAW sendiri diutus ke muka bumi untuk menyempurnakan akhlak manusia, sehingga kehidupan beliau menjadi contoh terbaik bagi umat Islam, termasuk dalam hal mendidik anak.

“Rasulullah SAW memang diutus untuk menyempurnakan akhlak. Jadi kalau ditanya apakah ada contoh dalam mendidik anak, tentu ada. Dalam kehidupan beliau kita bisa melihat bagaimana beliau mendidik umat, anak, bahkan cucu-cucunya dengan penuh kasih sayang,” ujar Muhammad Ilham.

Salah satu kisah yang sering dijadikan teladan adalah ketika Rasulullah sedang melaksanakan salat dan cucunya, Hasan dan Husain, mendekati beliau. Dalam sebuah riwayat, Rasulullah memperpanjang sujudnya karena cucunya sedang menaiki punggung beliau.

Menurut Muhammad Ilham, peristiwa tersebut menunjukkan betapa besar kasih sayang Rasulullah kepada anak-anak. “Beliau tidak marah atau mengusir anak-anak itu, justru menunggu sampai mereka selesai bermain. Itu menunjukkan pendidikan dengan cinta dan kelembutan,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya mengendalikan emosi saat mendidik anak. Rasulullah SAW mengajarkan agar umatnya tidak mudah marah. “Ada hadis yang sangat jelas, La taghdab walakal jannah, janganlah kamu marah, maka bagimu surga,” katanya.

Selain itu, pendidikan juga harus diberikan melalui contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak cenderung meniru apa yang dilakukan orang dewasa di sekitarnya, bukan hanya mendengar apa yang mereka katakan.

“Pendidikan itu bukan hanya ucapan, tetapi teladan. Ada pepatah yang sering kita dengar, kalau guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Artinya, anak-anak akan meniru perilaku orang tua atau gurunya,” tutur Muhammad Ilham.

Ia menambahkan bahwa orang tua merupakan madrasah pertama bagi anak. Karena itu, sikap, kebiasaan, dan akhlak yang ditunjukkan orang tua akan sangat mempengaruhi perkembangan karakter anak.

Dengan meneladani cara Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang, kesabaran, dan keteladanan, diharapkan orang tua dapat membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia.

Rekomendasi Berita