DPRD Kota Jambi soroti dugaan pencemaran limbah IPAL

  • 09 Mar 2026 12:09 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi menyoroti dugaan pencemaran limbah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berasal dari salah satu perusahaan di kota Jambi.

"Kami berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan secara optimal , " kata Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly.

Pihaknya memastikan akan segera menindaklanjuti laporan dugaan pencemaran limbah di kawasan Indogrosir dengan menjadwalkan pemanggilan instansi dan pihak terkait serta melakukan verifikasi lapangan bersama camat, lurah, dan ketua RT setempat guna menjamin kelestarian lingkungan dan keamanan masyarakat berdasarkan kondisi faktual di lapangan.

Menurutnya, Pemerintah kota itu akan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku dan akan merekomendasikan tindakan tegas berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan apabila terbukti terjadi pelanggaran.

"Kami berharap rapat dengar pendapat yang akan digelar dapat menghasilkan rekomendasi yang jelas dan terukur, guna memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi lingkungan serta menjamin perlindungan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat," katanya.

Permohonan rapat dengar pendapat resmi diajukan oleh Wandi Privanto dari Aliansi Aktivis Peduli Lingkungan dan diterima DPRD kota Jambi.

Wandi mengatakan dugaan pengelolaan limbah yang berpotensi mencemari lingkungan dan merugikan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, sekaligus menyoroti adanya ketidaksesuaian dengan dokumen persetujuan lingkungan serta standar baku mutu air limbah.

"Kami meminta DPRD menghadirkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Satpol PP, perwakilan Pemerintah Kota Jambi, masyarakat terdampak untuk mengklarifikasi kepatuhan terhadap dokumen persetujuan lingkungan seperti AMDAL dan UKL-UPL, hasil uji laboratorium baku mutu limbah, serta langkah pengawasan dan penegakan hukum jika ditemukan pelanggaran," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....