Optimalisasi Zakat di Jambi Butuh Literasi dan Transparansi
- 03 Mar 2026 10:07 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Akademisi mendorong optimalisasi pengelolaan zakat nasional melalui penguatan peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk memaksimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di daerah.
Di Provinsi Jambi, potensi zakat disebut masih sangat besar. Dari target penghimpunan sebesar Rp100 miliar, realisasi yang tercapai baru sekitar Rp15 miliar. Angka tersebut dinilai belum mencerminkan potensi sesungguhnya, mengingat mayoritas penduduk Jambi beragama Islam.
Ketua Program Studi Perbandingan Mazhab UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Robi’atul Adawiyah, menilai rendahnya capaian penghimpunan zakat dipengaruhi sejumlah faktor. Di antaranya minimnya literasi masyarakat terkait zakat produktif serta masih rendahnya tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang memilih menyalurkan zakat secara langsung kepada keluarga atau kerabat tanpa melalui lembaga resmi.
“ Penyaluran zakat melalui Baznas dapat dikelola secara produktif dan tepat sasaran, sehingga mustahik diharapkan dapat bertransformasi menjadi muzaki,” ujarnya, Selasa 3 Maret 2026.
Karena itu, peningkatan transparansi, publikasi program, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan kesadaran dan kepercayaan publik dalam menunaikan zakat melalui Baznas. Dengan pengelolaan yang akuntabel dan profesional, zakat diharapkan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....