Fakta di Balik Kata 'Takjil' yang Sebenarnya
- 01 Mar 2026 22:59 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Kata "takjil" sering dikaitkan dengan tradisi Ramadan di Indonesia, tapi memiliki makna asli yang lebih luas. Secara harfiah, istilah ini merujuk pada tindakan menyegerakan atau mempercepat, khususnya berbuka puasa.
Berdasarkan rangkuman dari berbagai sumber terpercaya, takjil berasal dari bahasa Arab "tajala" atau "'ajila", yang artinya menyegerakan atau mempercepat suatu perbuatan. Sementara di Indonesia, kata ini diserap dan awalnya digunakan sebagai verba untuk menyegerakan buka puasa sesuai anjuran Islam.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), takjil didefinisikan sebagai "mempercepat" dalam konteks berbuka puasa. Makna ini mencakup tindakan segera mengonsumsi makanan atau minuman saat azan Maghrib berkumandang.
Seiring waktu bergulir, terjadi pergeseran semantik di mana takjil kini lebih sering merujuk pada makanan atau minuman ringan pembuka puasa, seperti kolak, es campur, atau kurma. Meski demikian, makna aslinya tetap menekankan kepatutan tidak menunda buka puasa.
Pada intinya tidak ada kesalahan dalam penggunaan kata takjil akan tetapi secara makna tentu harus memahami perbedaannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....