Manfaatkan Defisit Kalori Selama Ramadhan Berdasarkan Ahli Gizi
- 26 Feb 2026 22:16 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Defisit kalori adalah metode menurunkan berat badan dengan mengonsumsi kalori lebih sedikit daripada yang dibakar tubuh, idealnya dikurangi 300-500 kkal dari kebutuhan harian. Ini memaksa tubuh membakar lemak ekstra sebagai energi. Dilakukan dengan mengatur porsi makan dan olahraga teratur agar berat badan turun secara sehat dan konsisten.
Pakar gizi menilai defisit kalori selama bulan Ramadhan bisa dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan, asal dilakukan secara terencana dan seimbang agar tidak mengganggu kesehatan.
Pendapat ahli yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber terpercaya yakni ahli gizi RSA UGM, Pratiwi Dinia Sari, menekankan bahwa meski frekuensi makan berkurang, total kalori harian tidak otomatis defisit jika menu sahur dan berbuka tinggi densitas energi. Ia merekomendasikan perhitungan personal berdasarkan usia, jenis kelamin, dan aktivitas, dengan prinsip gizi seimbang sebagai pedoman utama.
Strategi lainnya yaitu prioritaskan sayur setengah piring, lauk seimbang, dan hidrasi cukup untuk cegah surplus energi. Kurangi 300-350 kalori harian untuk penderita obesitas, dikombinasikan olahraga ringan di bawah pengawasan ahli gizi. Hindari takjil goreng atau manis berlebih saat berbuka, mulai dengan sup atau salad ringan.
Sementara itu, puasa Ramadhan secara alami menciptakan defisit kalori 20-30% karena pergeseran pola makan, tapi surplus bisa terjadi jika makan berlebihan. Konsultasi personal direkomendasikan, terutama bagi yang punya kondisi seperti diabetes atau obesitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....