Benarkah Puasa Memperbaiki Mental? Berikut Penjelasan dari Pakarnya

  • 23 Feb 2026 13:34 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Puasa (ash-shaum/shiyam) secara bahasa berarti menahan diri, sedangkan menurut istilah syariat Islam adalah menahan diri dari segala hal yang membatalkan (seperti makan, minum, dan hubungan intim) mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai niat dan syarat tertentu. Ibadah ini bertujuan meningkatkan ketakwaan, disiplin, dan kesehatan.

Dalam segi kesehatan mental menurut beberapa pakar, puasa memang dapat memperbaiki kesehatan mental berdasarkan berbagai studi dan pengamatan ilmiah. Manfaat ini terlihat dari pengaturan hormon stres hingga peningkatan fungsi otak.

Manfaat puasa yakni membantu menurunkan kadar hormon kortisol, sehingga mengurangi stres dan membuat pikiran lebih jernih. Selain itu, puasa memicu produksi protein BDNF yang melindungi otak dari depresi, kecemasan, dan gangguan bipolar.

Dari sisi psikologis, puasa melatih kontrol diri, kesabaran, dan empati terhadap orang lain, yang meningkatkan ketahanan mental secara keseluruhan. Aktivitas ibadah seperti tadabur Al-Quran selama puasa juga mengelola emosi negatif dan menumbuhkan rasa syukur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....