Kolang Kaling Seakan Hanya Ada di Bulan Ramadhan

  • 19 Feb 2026 18:26 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Kolang-kaling merupakan buah yang dan diolah menjadi camilan tradisional Indonesia yang kenyal dan menyegarkan, sering dikonsumsi saat bulan Ramadan. Camilan ini populer karena rasa manis alaminya dan manfaat kesehatannya.

Kolang-kaling ,sering diolah menjadi berbagai macam makanan seperti campuran kolak atau dijadikan manisan. Rasa dan teksturnya mirip kelapa muda namun tentu proses mendapatkan daging kolang-kaling tentu tidak mudah.

Kolang-kaling berasal dari biji pohon aren (Arenga pinnata) yang pipih dan bergetah. Proses pengambilan daging buah kolang-kaling meliputi pembakaran buah aren, perebusan biji berjam-jam, lalu perendaman dalam air kapur sirih selama beberapa hari untuk menghasilkan tekstur kenyal.

Setiap 100 gram daging buah kolang-kaling mengandung air hingga 93,8%, protein 0,69 gram, karbohidrat 4 gram, serat kasar 0,95 gram, serta mineral seperti kalsium, zat besi, kalium, dan zink. Kandungan ini mendukung metabolisme tubuh dan kesehatan tulang setara kalsium tulang sapi.

Sementara manfaat kesehatan yakni melancarkan pencernaan berkat serat tinggi, mencegah sembelit dengan konsumsi 5-10 butir per hari. Membantu diet karena karbohidrat galaktomanan memberikan rasa kenyang dan menurunkan berat badan serta meredakan nyeri sendi, mengontrol gula darah, dan menjaga kesehatan jantung dan kulit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....