Ketahanan Pangan Dimulai dari Rumah

  • 26 Mei 2026 10:53 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi – Ketahanan pangan kini menjadi isu strategis global yang mendesak untuk diperhatikan. Analis Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (API) Ahli Pertama BBRMP Jambi, Jujur E.P. Damanik, SP, menegaskan bahwa langkah paling krusial untuk membangun kemandirian pangan nasional adalah dengan memulainya dari lingkungan rumah tangga.

Dalam dialog di RRI Jambi, Jujur menjelaskan bahwa ketahanan pangan keluarga tidak selalu menuntut lahan yang luas. Masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan rumah, teras, bahkan area jemuran untuk membudidayakan tanaman konsumsi harian seperti cabai, sayuran (kangkung, bayam), hingga tanaman obat keluarga (TOGA) seperti jahe dan kunyit.

Selain menjadi solusi atas fluktuasi harga bahan pokok di pasar, konsep pangan mandiri ini memiliki dampak positif bagi kesehatan dan ekonomi keluarga. "Dengan menanam sendiri, kita bisa menjamin bahan pangan yang lebih segar, aman, dan bernilai gizi tinggi karena kita tahu proses budidayanya," ungkap Jujur.

Di sisi lain, kegiatan ini juga memberikan edukasi bagi anak-anak untuk mengenal pertanian sejak dini, sekaligus memberikan dampak positif bagi kesehatan mental melalui aktivitas berkebun di lingkungan rumah.

Menanggapi tantangan keterbatasan lahan di perkotaan, Jujur menyarankan penerapan metode modern seperti hidroponik atau budidaya vertikal (vertikultur). Teknologi digital juga dinilai sangat berperan dalam mempermudah masyarakat mengakses tutorial bertani melalui platform seperti YouTube.

Sebagai upaya menjaga keberlanjutan, Jujur juga menekankan pentingnya diversifikasi pangan. Dengan tidak bergantung pada satu jenis bahan pokok saja, keluarga dapat menciptakan ketahanan gizi yang lebih seimbang. Masyarakat juga diajak untuk lebih bijak dalam konsumsi guna meminimalisir pemborosan makanan (food waste) yang berkontribusi pada kerusakan lingkungan.

"Mari mulai dari langkah kecil. Ketika setiap keluarga mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangannya sendiri, maka stabilitas pangan nasional secara otomatis akan terjaga," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....