Pupuk Kascing: Solusi Pertanian Berkelanjutan dan Pengolahan Limbah Rumah Tangga

  • 11 Mei 2026 14:49 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi – Pupuk kompos cacing (kascing) atau Vermikompos kini menjadi primadona baru bagi para petani yang ingin menerapkan pertanian berkelanjutan. Selain ramah lingkungan, kascing dinilai efektif sebagai solusi pemulihan kesuburan tanah yang selama ini terkikis oleh penggunaan pupuk kimia secara berlebihan.

Penyuluh Pertanian Ahli Madya BBRMP Jambi, Purnadi, SP., M.P., dalam dialog Suara Nusantara RRI Jambi, Rabu (28/1/2026) menjelaskan bahwa kascing memiliki keunggulan luar biasa dibandingkan pupuk buatan. Kascing kaya akan nutrisi makro dan mikro, serta mengandung mikroorganisme menguntungkan yang dapat memperbaiki struktur dan porositas tanah.

Menurut penjelasannya, penggunaan kascing membawa dampak positif jangka panjang bagi lahan pertanian:

  • Ramah Lingkungan: Karena bersifat alami, kascing tidak meninggalkan residu bahan kimia yang berbahaya bagi tanaman maupun tanah.
  • Memperbaiki Struktur Tanah: Berbeda dengan pupuk kimia yang seringkali membuat tanah mengeras, kascing mampu menjaga tanah tetap gembur dan memiliki daya ikat air yang baik.
  • Tanpa Resiko Overdosis: Pupuk ini sangat aman bagi semua jenis tanaman karena tidak menimbulkan efek racun meskipun diaplikasikan dalam jumlah banyak.
  • Solusi Limbah Rumah Tangga: Kascing dapat diproduksi secara mandiri dengan memanfaatkan sampah dapur dan daun kering, menjadikannya solusi ekonomi bagi rumah tangga maupun petani skala kecil.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, petani disarankan menggunakan kascing sebagai pupuk dasar saat penanaman. Selain itu, sangat disarankan untuk mengkombinasikan kascing dengan pupuk organik cair guna melengkapi unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Penyimpanan pupuk juga harus diperhatikan, yakni di tempat teduh dan kering agar kualitas nutrisi tetap terjaga dan terhindar dari jamur.

Meskipun memiliki banyak manfaat, penggunaan kascing memang membutuhkan volume yang lebih besar dibandingkan pupuk kimia. Namun, hal ini dianggap sebagai investasi untuk masa depan lahan yang lebih sehat. Pemanfaatan lahan pekarangan yang sempit untuk memproduksi kascing sendiri kini menjadi strategi yang didorong agar petani dapat mandiri dan tidak selalu bergantung pada pupuk instan yang cenderung merusak tekstur tanah dalam jangka panjang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....