Pentingnya Penggunaan Benih Kedelai Bersertifikat bagi Petani Jambi

  • 30 Apr 2026 10:07 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi – Kedelai memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan nasional, terutama sebagai bahan baku utama tempe yang menjadi konsumsi harian masyarakat Indonesia. Namun, Indonesia masih menghadapi tantangan besar karena tingginya ketergantungan pada kedelai impor.

Pengawas Benih Tanaman (PBT) Pemula dari BRMP Jambi, Uus Effendi, SP, menegaskan bahwa kunci utama untuk mendongkrak produksi kedelai dalam negeri adalah penggunaan benih unggul bersertifikat. Menurutnya, sekitar 30 hingga 40 persen keberhasilan budidaya kedelai sangat bergantung pada kualitas benih yang digunakan.

Mengapa Benih Berlabel Sangat Penting? Uus memaparkan beberapa alasan krusial mengapa petani tidak boleh menggunakan sembarang benih:

  • Jaminan Mutu: Benih berlabel resmi telah melalui proses sertifikasi dan pengujian ketat, sehingga memiliki daya tumbuh yang tinggi dan seragam.
  • Ketahanan: Benih berkualitas cenderung lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit serta pengaruh lingkungan.
  • Hasil Panen: Penggunaan benih yang tepat mampu memaksimalkan potensi hasil produksi secara signifikan.

Dalam dialog di program Indonesia Cerdas (15/4/2026), Uus juga memberikan tips praktis bagi petani, khususnya di daerah sentra seperti Kabupaten Tebo. Petani diimbau untuk selalu memeriksa masa berlaku label pada kemasan benih dan memastikan penyimpanan benih di tempat kering dengan suhu ruangan agar kadar air dan kualitas tetap terjaga.

Pemerintah terus berupaya maksimal untuk memenuhi kebutuhan benih petani melalui kegiatan perbanyakan benih di tingkat daerah, salah satunya di Kabupaten Tebo. Hal ini merupakan langkah konkret untuk mendukung target swasembada kedelai yang dicanangkan pemerintah.

Dengan pendampingan berkelanjutan dari penyuluh pertanian serta penerapan teknik budidaya yang baik mulai dari jarak tanam yang tepat hingga pengendalian hama yang rutin—diharapkan kesejahteraan petani kedelai di Jambi dapat meningkat, sekaligus meminimalisir ketergantungan terhadap kedelai impor di masa depan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....