Forum Group Discussion Tantangan Penanganan Stunting Kabupaten Batanghari 2026

  • 25 Feb 2026 21:26 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Pemerintah Kabupaten Batanghari kembali menegaskan komitmennya dalam percepatan penurunan stunting melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi Tantangan Penanganan Stunting dan Tokoh Masyarakat yang Berpengaruh, yang dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026, bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Batang Hari.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Batang Hari, Muhammad Rifa’i, S.P., M.E. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan kesehatan semata, melainkan persoalan strategis daerah yang menyangkut kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi Batang Hari.

“Penanganan stunting membutuhkan komitmen dan kerja bersama lintas sektor. Perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama yang harus kita dorong secara konsisten hingga ke tingkat desa,” tegasnya.

FGD ini merupakan bagian dari penguatan implementasi strategi komunikasi perubahan perilaku (KPP) dalam percepatan penurunan stunting, yang dilaksanakan oleh Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) sebagai mitra implementasi Tanoto Foundation, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Batang Hari.

Sebanyak 38 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari unsur Bapperida, Dinas Kesehatan, OPDKB, Dinas PMD, Dinas Kominfo, Puskesmas, pemerintah desa lokasi program, kader KPM, TPK, Posyandu, PLKB, bidan desa, serta tokoh masyarakat.

Diskusi berlangsung interaktif dan mendalam. Peserta mengidentifikasi berbagai faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan enam perilaku kunci pencegahan stunting, mulai dari konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri dan ibu hamil, keikutsertaan kelas ibu hamil, praktik Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA), kunjungan rutin ke Posyandu, hingga penerapan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan penggunaan jamban sehat.

Selain itu, forum juga membahas kesenjangan kompetensi kader desa dalam melakukan edukasi, konseling, mobilisasi masyarakat, serta advokasi program dan anggaran stunting di tingkat desa. Hasil diskusi menjadi dasar penyusunan rencana pelatihan komunikasi perubahan perilaku bagi kader sebagai ujung tombak di masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam upaya percepatan penurunan stunting secara terintegrasi dan berkelanjutan di Kabupaten Batang Hari.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....