Oprasi Ketupat 2026 Wilayah Jambi Pengendalian Situasi cukup efektif
- 28 Mar 2026 04:41 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Operasi Ketupat 2026 yang digelar Polda Jambi sejak 13 hingga 25 Maret resmi berakhir, mencatat 155 kasus gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Meski mobilitas masyarakat meningkat signifikan selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, situasi tetap aman dan kondusif.
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, menjelaskan, “Secara umum, kamtibmas tetap terjaga, meski terdapat kenaikan pada beberapa indikator gangguan.”
Dari total kasus, 151 merupakan tindak kejahatan, satu kasus bencana, dan tiga gangguan lainnya. Dibandingkan 2025, tindak kejahatan meningkat 20 kasus, namun gangguan non-kejahatan menurun, menandakan pengendalian situasi yang tetap efektif.
Tidak ada aksi unjuk rasa selama operasi berlangsung, sementara hanya satu kasus menonjol yang tercatat. Di sektor lalu lintas, pelanggaran menurun drastis.
“ Tahun ini tercatat 141 pelanggaran 78 teguran dan 63 tilang elektronik (ETLE) turun signifikan dari 1.588 pelanggaran pada 2025,” jelasnya.
Erlan menilai penurunan ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat serta efektivitas pengawasan petugas di lapangan. Meski pelanggaran menurun, kecelakaan lalu lintas meningkat menjadi 38 kejadian, naik 18 kasus dari tahun sebelumnya. Namun korban meninggal dunia berkurang drastis, hanya dua orang, dengan enam luka berat dan 56 luka ringan.
Total kerugian materiil mencapai Rp133,6 juta, lebih rendah dibandingkan 2025. Peningkatan kecelakaan dipicu tingginya mobilitas dan dominasi kendaraan pribadi pada arus mudik dan balik.
“ Secara nasional, pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,92 juta orang, meningkatkan kepadatan lalu lintas serta potensi gangguan kamtibmas, termasuk pencurian, penipuan, dan penyalahgunaan narkoba, “ tuturnya.
Polda Jambi menekankan langkah lanjutan pasca-operasi, meliputi pemetaan daerah rawan, peningkatan patroli dan deteksi dini, penguatan peran Bhabinkamtibmas di desa dan kelurahan, serta koordinasi lintas instansi. Masyarakat juga diimbau tetap waspada, menjaga keamanan rumah, dan disiplin berlalu lintas.
“Ke depan, sinergi antara aparat dan masyarakat harus terus diperkuat sebagai kunci menjaga kamtibmas yang aman dan nyaman, tidak hanya saat Lebaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....