Produksi Budidaya Perikanan Indonesia Masih Tertinggal dari Vietnam
- 19 Des 2024 00:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengakui bahwa produksi budidaya perikanan Indonesia masih tertinggal dari Vietnam. Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Tb. Haeru Rahayu menyebut produksi Indonesia baru mencapai 6,37 juta ton tahun ini.
Di sisi lain, Vietnam mampu menghasilkan 28 juta ton melalui kombinasi budidaya dan penangkapan ikan. "Budidaya perikanan Vietnam mencapai 25 juta ton, sedangkan penangkapan hanya 3 juta ton," kata Haeru dalam Konferensi Pers Capaian Akhir Tahun KKP 2024 Edisi III, di Jakarta, Rabu (18/12/2024).
Namun, ia menjelaskan bahwa produksi budidaya perikanan Indonesia telah meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pada 2023 lalu, produksi budidaya perikanan Indonesia hanya berada di angka 5 juta ton.
Selain perikanan, produksi budidaya rumput laut juga mengalami peningkatan menjadi 10,8 juta ton. Angka tersebut naik 10,82 persen dibanding tahun lalu, yang hanya mencapai 9,7 juta ton.
"Dengan gabungan budidaya perikanan dan rumput laut, total produksinya mencapai 16 juta ton," ujar Haeru. Peningkatan ini kata dia menunjukkan upaya nyata dalam memperkuat sektor budidaya di Indonesia.
Menurut dia, kontribusi sektor ini juga terlihat pada penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang mencapai Rp80,3 miliar. Penerimaan tersebut terdiri dari setoran BLU sebesar Rp59,1 miliar dan satuan kerja PNBP Rp15,1 miliar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....