Optimasi 10 Malam Terakhir Ramadan

  • 12 Mar 2026 13:50 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID,Jakarta - Saat ini bulan Ramadan sudah memasuki fase ke tiga atau fase penentu dimana kita akan melihat seseorang dinyatakan lulus atau tidaknya, menjadi orang yang berpredikat Taqwa , di fase penentuan ini apakah orang tersebut konsisten, istiqomah dalam menjalankan ibadahnya. Demikian perbincangan Hikmah Pagi RRi Pro4 hari Kamis 12 Maret 2026 dengan tema optimasi 10 malam terakhir Ramadan.

Menurut Moch. Taufiqurrahman SQ, MA,”Rasulullah menyatakan ada tiga fase dalam bulan Ramadhan, fase pertama adalah fase Rahmat yaitu fase dimana kita adaptasi di 10 hari pertama , yang ke dua adalah fase Maghfiroh,mengoptimalkan semua amaliah di dua puluh hari pertama dan fase ketiga adalah fase penentu dimana puasa itu menjadi sebuah ibadah yang banyak membawa pahala bagi orang yang menjalankannya,” ujarnya dalam dialog melalui sambungan telpon pada pukul 05.10 sampai pukul 05.50 pagi WIB tadi.

Malam Laylatul Qadr adalah malam yang disebut sebagai harta karun di Bulan Ramadan, malam Laylatul Qodr, malam yang tidak pernah terlihat secara lansung, Rasulullah pun tidak pernah menyampaikan secara spesifik ada di malam keberapa, tapi harus di cari di 10 malam terakhir.

Bagaimana mencari Malam Laylatul Qodr ? Menurut ustad Taufiqurrahman, ”Mengisolasi diri diartikan dengan I’tukaf yaitu perenungan diri,muhasabah.pengakuan segala kesalahan dan I’tikaf tersebut dilakukan di Mesjid bukan di rumah,” ujarnya.

Malam Laylatul Qodr disebut juga sebagai malam kemuliaan di bulan Ramadan yang lebih baik dari 1.000 bulan, yang diperkirakan mulai malam 21 Ramadan, umat islam untuk memperbanyak ibadah disepuluh malam terkahir agar mendapatkan keutamaan malam yang lebih baik dari 1.000 bulan tersebut.

Rekomendasi Berita