Pemkot Jaksel Gelar Operasi PPKS

  • 09 Mar 2026 10:19 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Satu keluarga manusia gerobak asal Depok, Jawa Barat terjarin operasi penertiban Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang digelar Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan ,di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan, Nanto Dwi Subekti, mengatakan keluarga tersebut terjaring saat petugas melakukan penjangkauan di Jalan Tebet Barat Raya pada Jumat 06 Matet 2026, saat menjelang waktu berbuka puasa.

“Dari hasil pendataan, PPKS yang kami amankan merupakan satu keluarga yang beralamat di wilayah Cilodong, Depok,” kata Nanto dalam keterangannya. Senin, 09 Maret 2026.

Ia, menjelaskan, keluarga PPKS yang terjaring terdiri dari YS (43) sebagai ibu, E (75) sebagai ayah, serta dua anak mereka, yakni MAR (12) dan MAA (5).

Berdasarkan hasil pendataan petugas, mereka tercatat beralamat di Jalan Revolusi, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.

Setelah dijangkau, mereka langsung dibawa menggunakan kendaraan operasional Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan untuk diarahkan ke panti sosial guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Mereka kami serahkan ke Sudin Sosial Jakarta Selatan dan selanjutnya dikirim ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan,” ujarnya.

Selain melakukan penjangkauan di Jalan Tebet Barat Raya, petugas juga menyisir sejumlah ruas jalan lain di kawasan Tebet, seperti Jalan Dr Prof Soepomo, Jalan MT Haryono, Jalan Tebet Timur Raya, Jalan KH Abdullah Syafei, serta Jalan Dr Saharjo.

Dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan empat unit gerobak beserta barang-barang milik PPKS yang kemudian dibawa ke Gudang Satpol PP Jakarta Selatan.

Nanto, menambahkan, kegiatan penertiban PPKS dilakukan secara rutin bersama Suku Dinas Sosial guna menciptakan ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya selama bulan Ramadhan.

“Satpol PP bersama Sudin Sosial terus melakukan penertiban untuk menciptakan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan,” katanya.

Menurut, Nanto, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur DKI Jakarta untuk menertibkan PPKS, termasuk manusia gerobak yang kerap bermunculan menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri.

“Ini bagian dari upaya bersih-bersih Jakarta dari maraknya PPKS, seperti manusia gerobak yang biasanya meningkat saat Ramadhan dan Idul Fitri,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Bernard Tambunan, mengatakan, pihaknya mengintensifkan pengawasan dan penjangkauan terhadap PPKS selama bulan Ramadhan. Berdasarkan data rekapitulasi penjangkauan yang dilakukan pada 19 hingga awal Maret 2026, sebanyak 30 PPKS berhasil dijangkau dari berbagai lokasi di Jakarta Selatan.

“Bulan Ramadhan ini kami mengintensifkan pengawasan dan penjangkauan terhadap PPKS bersama unsur lainnya di setiap wilayah,” katanya.

Bernard, menjelaskan, PPKS yang dijangkau terdiri dari kelompok gelandangan dan pengemis. Petugas juga menemukan PPKS dengan kategori terlantar dan penyandang disabilitas mental.

"PPKS yang terjaring kemudian didata dan diarahkan ke panti sosial atau diberikan pembinaan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing agar tidak kembali ke jalanan," ujarnya.

Bernard, berharap langkah ini dapat memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengentaskan persoalan kesejahteraan sosial di Jakarta Selatan.

Rekomendasi Berita