Menhut Luncurkan Program Ramah Hewan, Kucing Disteril dan Divaksin
- 13 Mar 2026 07:40 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni pada Kamis, 12 Maret 2026, meluncurkan program “Kemenhut Ramah Hewan” di Komplek Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang ramah hewan, khususnya bagi kucing-kucing jalanan yang berada di sekitar kantor Kementerian Kehutanan.
Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Francine Widjojo serta sejumlah komunitas pegiat kesejahteraan hewan, di antaranya Jakarta Ramah Hewan, Indonesia Ramah Hewan, Yayasan Peduli Kucing, dan Peduli Stray Indonesia. Dukungan juga datang dari Klinik Hewan Leo n Vets dan Whiskas.
Peresmian program ditandai dengan peletakan sepuluh penanda tempat traktir kucing di area Manggala Wanabakti. Selain itu dilakukan sterilisasi, trap-neuter-release atau TNR, serta pemberian vaksin rabies pada kucing.
Raja Juli Antoni menegaskan bahwa kepedulian terhadap satwa sebaiknya dimulai dari langkah sederhana di lingkungan terdekat. “Hal-hal besar sering kali dimulai dari hal-hal kecil. Jika kita ingin berbicara tentang melindungi satwa dan lingkungan, maka kita bisa memulainya dari rumah kita sendiri, termasuk di lingkungan Kementerian Kehutanan,” ujarnya.
Menteri Kehutanan Raja Juli dikenal rutin memberikan makanan pada kucing-kucing jalanan di kala senggang. Dia mengajak seluruh pegawai untuk memperlakukan satwa dengan lebih baik.
Francine Widjojo, anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta sekaligus pegiat kesejahteraan hewan, menyambut baik langkah ini. “Semoga langkah ini bisa diikuti oleh kementerian dan lembaga lainnya. Lebih banyak lagi area yang ramah hewan serta kepedulian pengendalian populasi dengan sterilisasi. Sehingga tidak hanya Jakarta, tapi juga terwujud Indonesia yang ramah hewan,” ujar Francine.