Menhut Sebut Era Prabowo Awali Pemulihan Tesso Nilo

  • 04 Mar 2026 05:35 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta -Program reforestasi di Taman Nasional Tesso Nilo resmi dimulai sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem yang telah lama menghadapi berbagai persoalan.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan, langkah ini merupakan rangkaian kerja bersama pemerintah pusat dan daerah.

“Alhamdulillah hari ini kita memulai melakukan reforestasi, menghijaukan kembali, menghutankan kembali Taman Nasional Tesso Nilo. Ini adalah rangkaian dari upaya pemerintah pusat dan daerah, untuk memulihkan kembali ekosistem Taman Nasional Tesso Nilo,” ujarnya, Selasa, 3 Maret 2026.

Ia menegaskan, persoalan di kawasan tersebut bukan hal baru dan sudah berlangsung lama.

“Persoalan Tesso Nilo ini adalah persoalan yang sudah menahun, bukan persoalan yang terjadi kemarin sore. Persoalan yang sudah melapuk, karena memang sudah akut. Namun, alhamdulillah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto, persoalan ini mulai dapat kita urai,” katanya.

Sebelumnya, pemerintah telah merelokasi masyarakat yang berkebun di kawasan taman nasional dan memberikan lahan pengganti sebagai bagian dari solusi jangka panjang.

“Teman-teman yang berkebun di Tesso Nilo mendapat lahan pengganti, sebagai bagian dari upaya kita mencari titik temu, bukan titik tengkar. Mengurai persoalan, bukan menambah kusut benang, yang memang sudah kusut,” ucapnya.

Pada 2026, target reforestasi mencapai 2.557 hektare. Peluncuran awal dilakukan di area sekitar 400 hektare dengan penanaman 2.000 bibit pohon, dari total target pemulihan seluas 69.000 hektare.

“Insyaallah dengan dukungan semua pihak, Taman Nasional Tesso Nilo yang sangat kaya dan terkenal di dunia ini, akan dapat kita pulihkan. Insya Allah anak cucu kita bisa mendapat anugerah dari apa yang kita kerjakan hari ini,” pungkas Menhut.

Rekomendasi Berita