Sebanyak 27 Perusahaan Raih Top Digital Corporate Brand Award
- 11 Mar 2026 15:05 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Upaya perusahaan dalam membangun reputasi dan kepercayaan publik di ruang digital mendapat sorotan melalui ajang 8th Top Digital Corporate Brand Award 2026 yang diselenggarakan oleh InfoEkonomi.ID. Sebanyak 27 perusahaan dari berbagai sektor meraih penghargaan atas keberhasilannya memperkuat citra merek korporasi di era digital.
Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan-perusahaan dari berbagai kategori, mulai dari BUMN, anak perusahaan BUMN, BUMD, hingga perusahaan di sektor industri keuangan seperti perbankan, asuransi, pembiayaan, perusahaan syariah, serta fintech lending yang dinilai berhasil membangun kekuatan corporate brand di ranah digital.
CEO InfoEkonomi.ID Arief Munajad mengatakan penghargaan tersebut tidak sekadar seremoni, tetapi merupakan bentuk apresiasi berbasis data kepada perusahaan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus menjaga kepercayaan publik.
“Atas nama InfoEkonomi.ID, kami mengucapkan selamat kepada seluruh peraih 8th Top Digital Corporate Brand Award 2026. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi, memperkuat reputasi, dan membangun corporate brand yang bukan hanya kuat di ranah digital, tetapi juga kuat dalam integritas dan kepercayaan,” ujar Arief, melalui keterangan tertulis, Rabu, 11 Maret 2026.
Ia menambahkan, di tengah perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan meningkatnya pentingnya trust economy, kekuatan sebuah brand tidak lagi hanya ditentukan oleh produk dan layanan, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan membangun komunikasi yang transparan, adaptif, dan berbasis data.
Sementara itu, Research Director TRAS N CO Indonesia Panji Nurdiyansyah menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan melalui pendekatan riset digital yang berlangsung pada periode November 2025 hingga Januari 2026. Penilaian dalam Top Digital Corporate Brand Index 2026 menggunakan tiga parameter utama, yakni Search Engine Aspect, Social Media Aspect, dan Website Aspect. Aspek mesin pencari memiliki bobot 40 persen untuk mengukur tingkat popularitas brand berdasarkan volume pencarian bulanan.
Kemudian, Social Media Aspect dengan bobot 40 persen menilai tingkat popularitas dan interaksi perusahaan di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan YouTube. Adapun Website Aspect dengan bobot 20 persen mengukur performa situs resmi perusahaan, termasuk trafik, kecepatan akses, serta tingkat kemudahan penggunaan.
“Melalui parameter tersebut, kami dapat mengukur bagaimana kekuatan corporate brand perusahaan di ruang digital secara lebih objektif dan berbasis data,” kata Panji.
Dalam ajang penghargaan tahun ini, sebanyak 27 perusahaan dinobatkan sebagai peraih Top Digital Corporate Brand Award 2026. Beberapa di antaranya adalah PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, AirNav Indonesia, PT Timah Tbk, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), hingga sejumlah bank daerah seperti Bank Jambi, Bank Sulselbar, dan Bank Nagari.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada perusahaan di sektor asuransi, pembiayaan, dan fintech, seperti Taspen Life, Sompo Insurance Indonesia, AXA Insurance Indonesia, CIMB Niaga Auto Finance, hingga platform pembiayaan digital Indodana.