Ramadhan Ekstra Seru TikTok, Pacu Aktivitas Ekonomi Lokal
- 05 Mar 2026 13:36 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 tumbuh 4,87% dan penopang signifikan pertumbuhan tersebut adalah Ramadan. Temuan itu mendorong TikTok, Tokopedia dan TikTok Shop memperkuat sinergi guna memicu aktivitas ekonomi lokal terus melaju dengan memberikan pengalaman ekstra seru pada Ramadan tahun ini.
Tahun lalu, lebih dari 21,9 juta video diunggah selama bulan puasa, mencerminkan tingginya partisipasi komunitas TikTok di Indonesia. Selain menghadirkan inspirasi positif dan hiburan seru selama Ramadan, kekuatan penemuan dan dukungan komunitas di TikTok juga membantu pelaku usaha, termasuk UMKM, lebih mudah ditemukan calon pembeli di era discovery e-commerce.
“Semangat berbagi inilah yang ingin kami gaungkan melalui kampanye Ramadan Ekstra Seru," ujar Edwin Lengkei, Communications Lead, TikTok Indonesia, Rabu, 4 Maret 2026.
Sementara itu, Antonia Adega, Communications Senior Lead, Tokopedia & TikTok Shop Indonesia menyampaikan bahwa program ini di minggu pertama Ramadan saja sudah ada hampir 13 juta video singkat di TikTok yang dibuat oleh kreator dan penjual. Jumlah ini melampaui setengah dari total video sepanjang Ramadan tahun lalu.
“Kekuatan penemuan TikTok memengaruhi tren perdagangan di Tokopedia dan TikTok Shop. Pada awal Ramadan 2026, Live shopping ditonton lebih dari 3,4 juta kali, mendorong produk seperti gamis, mukena, kopi, ponsel dan kemeja menjadi yang terlaris," katanya.
Tahun lalu, penggunaan tagar #Ramadan dan #Ramadhan meningkat hingga 30% dibanding tahun sebelumnya. Yang lebih menarik, 68% pengguna menjadikan TikTok sebagai titik awal perjalanan Ramadan mereka—mulai dari mencari inspirasi hidangan berbuka puasa hingga mengambil keputusan belanja hari raya—bahkan sejak sebulan sebelum puasa.
Tren ini tidak lepas dari partisipasi aktif kreator dan pelaku usaha yang terus meramaikan momen Ramadan di TikTok. Lebih lanjut, kekuatan penemuan dan dukungan komunitas TikTok yang disinergikan dengan kemudahan belanja di Tokopedia dan TikTok Shop membuka peluang pertumbuhan bagi brand lokal termasuk UMKM, khususnya saat Ramadan.
Salah satu UMKM yang merasakan manfaat integrasi ini adalah Mukena Wisanggeni. Brand fesyen muslim ini terus membuat konten kreatif, beriklan, ikut kampanye, hingga berkolaborasi dengan affiliate untuk memacu pertumbuhan bisnis.
"Sebagai pelaku UMKM, solusi terintegrasi dari TikTok, Tokopedia dan TikTok Shop memudahkan kami memasarkan produk secara kreatif serta menjangkau calon pembeli. Pada Ramadan ini, nilai transaksi kami tumbuh lebih dari dua kali lipat," ucap Founder Mukena Wisanggeni, Nila Wulandari.
Tercatat ada sejumlah brand lokal lain dari kategori fesyen muslim, maupun makanan dan minuman, yang juga merasakan pertumbuhan transaksi signifikan rata-rata lebih dari lima kali lipat berkat Ramadan Ekstra Seru. Transaksi merek fashion muslim asal Bandung, Gwenza, bahkan naik tujuh kali lipat
"Kami meluncurkan koleksi terbaru pada Ramadan Ekstra Seru 2026 lewat live streaming 13 jam secara konsisten, dengan konten menarik bersama artis dan affiliate," ujar Founder Gwenza, Deby Lianti.
Affiliate content creator berperan besar dalam mendorong pertumbuhan bisnis para penjual. Artis dan affiliate Jordi Onsu mengatakan, kunci membuat konten promosi yang efektif ada di relevansi dan konsistensi.