DKI Siapkan Feeder Akses Mudik ke Terminal dan Bandara

  • 13 Mar 2026 00:05 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan layanan angkutan umum perkotaan atau feeder untuk membantu masyarakat menuju terminal tipe A dan bandara selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas warga yang hendak pulang kampung maupun kembali ke Jakarta.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Dalops LLAJ) Dinas Perhubungan DKI Jakarta Yayat Sudrajat mengatakan layanan feeder tersebut disiapkan agar masyarakat lebih mudah menjangkau titik-titik pemberangkatan mudik, baik di terminal antarkota maupun bandara.

“Dalam mengantisipasi lonjakan penumpang, penumpang yang berangkat dari rumah menuju titik-titik pemberangkatan, kami menyiapkan angkutan dalam kota atau feeder menuju terminal tipe A ataupun menuju bandara,” ujar Yayat di Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026.

Menurutnya, untuk akses menuju Terminal Tanjung Priok, pihaknya menyiapkan sejumlah rute Transjakarta, antara lain rute 10 (Tanjung Priok–PGC), 10A (Rusun Marunda–Tanjung Priok), 10D (Kampung Rambutan–Tanjung Priok), 12 (Tanjung Priok–Pluit), serta 14B (Tanjung Priok–Senen via JIS). Selain itu, tersedia pula layanan Mikrotrans seperti JAK01, JAK117, JAK15, JAK29, JAK77, JAK87, JAK88, dan JAK90 yang menghubungkan berbagai kawasan permukiman dengan terminal tersebut.

Sementara itu, akses menuju Terminal Kalideres dilayani oleh beberapa rute bus seperti rute 3 (Kalideres–Monas via Veteran) dan 3A (Rusun Pesakih–Kalideres). Layanan Mikrotrans juga tersedia melalui rute JAK50 (Kalideres–Puri Kembangan) dan JAK52 (Kalideres–Muara Angke), serta armada SH1 yang menghubungkan Kalideres dengan kawasan perkantoran Bandara Soekarno-Hatta.

Untuk Terminal Terpadu Pulo Gebang, masyarakat dapat memanfaatkan rute Transjakarta 11 (Pulo Gebang–Kampung Melayu), 11D (Pulo Gebang–Pulo Gadung via PIK), dan 11Q (Kampung Melayu–Pulo Gebang via BKT). Selain itu, tersedia pula Mikrotrans JAK100, JAK110A, JAK27, dan JAK40 yang melayani berbagai wilayah permukiman menuju terminal tersebut.

Adapun akses menuju Terminal Kampung Rambutan dilayani oleh sejumlah rute seperti 7 (Kampung Rambutan–Kampung Melayu), 7A (Kampung Rambutan–Lebak Bulus), 7B (Kampung Rambutan–Blok M), 7E (Kampung Rambutan–Ragunan), serta 7V (Cibubur–Kampung Rambutan). Selain itu, terdapat pula rute S22 yang menghubungkan Ciputat dengan Kampung Rambutan.

Layanan Mikrotrans juga turut memperkuat konektivitas ke Terminal Kampung Rambutan melalui rute JAK06, JAK19, JAK38, JAK71, JAK72, hingga JAK98 yang melayani berbagai kawasan di Jakarta Timur dan sekitarnya.

Yayat menambahkan, selama masa angkutan Lebaran, layanan transportasi publik di Jakarta akan diperkuat dengan pengoperasian 14 koridor Bus Rapid Transit (BRT) yang beroperasi selama 24 jam penuh. Hal ini dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap terlayani, terutama pada jam-jam padat keberangkatan mudik.

Selain itu, pemerintah juga baru meluncurkan rute baru yang menghubungkan pusat kota dengan bandara, yakni rute SH2 Blok M–Bandara Soekarno-Hatta. Kehadiran rute tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang hendak menuju bandara menggunakan transportasi umum.

“Dengan dukungan berbagai rute feeder tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap arus pergerakan pemudik menuju terminal dan bandara dapat berlangsung lebih lancar serta mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan selama musim mudik Lebaran 2026,” ujarnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita