Honoris Causa, Gelar Kehormatan di Berikan Pada siapa?

  • 23 Sep 2024 09:45 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Pernah dengar gelar Honoris Causa ( HC) disematkan pada nama seseorang? Sebagian orang kemungkinan masih belum familiar dengan gelar yang satu ini.

Gelar HC/ Gelar Hehormatan adalah sebuah gelar kesarjanaan yang diberikan oleh suatu Perguruan Tinggi/ Universitas yang memenuhi syarat kepada seseorang. Tanpa orang tersebut perlu untuk mengikuti dan lulus dari pendidikan yang sesuai untuk mendapatkan gelar kesarjanaan tersebut.

Gelar HC dapat diberikan bila seseorang telah dianggap berjasa dan atau berkarya luar biasa bagi ilmu pengetahuan dan umat manusia. Nah menariknya, direkomendasikan untuk mencantumkan gelar ini pada Curriculum Vitae (CV) penerima gelar sebagai penghargaan dan bukan pada bagian riwayat pendidikan.

Theodore Hesburgh adalah pemegang rekor sebagai pemegang gelar kehormatan terbanyak yakni telah menerima sebanyak 150 gelar kehormatan sepanjang hidupnya. Jika dia besar hati dan berkeinginan mencantumkan semua gelar HC nya, nggak kebayang panjang banget menulis semua gelarnya. Benar adanya pribahasa yang berkaitan dengan padi: " Jadilah seperti padi, semakin berisi semakin merunduk". Bermakna semakin banyak ilmu yang dimiliki seseorang, maka biasanya semakin rendah hati dan tidak menyombongkan dirinya.

Gelar doktor kehormatan tercatat pertama kali diberikan kepada Lionel Woodville sekitar tahun 1470 oleh Universitas Oxford, Oxford, Oxfordshire, Inggris. Ia kemudian dikenal sebagai Uskup Wilayah Salisbury. Pada awalnya, pemberian gelar doktor kehormatan ini dianggap sebagai sesuatu hal yang tidak biasa. Pemberian gelar doktor kehormatan ini mulai dianggap biasa sekitar abad ke-16.

Gelar kehormatan diberikan pada orang seperti: Yang luar biasa berjasa di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, pendidikan dan pengajaran. Yang sangat berarti bagi pengembangan pendidikan dan pengajaran dalam satu atau sekelompok bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan sosial budaya. Orang yang sangat bermanfaat bagi kemajuan atau kemakmuran dan kesejahteraan bangsa dan negara dan umat manusia di seluruh dunia, yang secara luar biasa mengembangkan hubungan baik dan bermanfaat antara bangsa dan negara dengan bangsa dan negara lain di bidang politik, ekonomi dan sosial budaya. Orang yang secara luar biasa menyumbangkan tenaga dan pikiran bagi perkembangan Perguruan Tinggi.





Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....