Senhasegura Manfaatkan AI untuk Lawan Serangan Siber

  • 31 Agt 2024 20:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kehadiran teknologi Artificial Intelligence (AI) memiliki peran penting di era digital saat ini. Terutama, pemanfaatannya untuk menghalau serangan siber yang menyasar hampir semua sektor.

Indonesia sendiri merupakan sebuah negara dengan jumlah pengguna internet terbesar di dunia, dengan lebih dari 202 juta pengguna aktif pada tahun 2023. Sayangnya, seiring dengan peningkatan penggunaan internet, risiko serangan siber juga meningkat secara signifikan.

Data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga menunjukkan bahwa lebih dari 888 juta serangan siber terjadi di Indonesia selama tahun 2022. Serangan tersebut mencakup berbagai bentuk serangan seperti phishing, malware, dan ransomware.

Founder dan CEO Senhasegura Marcus Scharra mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menyediakan solusi keamanan siber yang inovatif melalui teknologi AI.

"Kami percaya bahwa cyber security harus berada di garis depan strategi digital setiap organisasi. Dengan memanfaatkan AI, kami dapat secara proaktif mendeteksi dan mencegah serangan sebelum terjadi kerusakan yang signifikan," kata Marcus dalam keterangannya yang diterima RRI.co.id, Sabtu (31/8/2024).

Adapun Senhasegura merupakan salah satu pemimpin dalam Privileged Access Management (PAM), yang merupakan komponen krusial dalam melindungi infrastruktur Teknologi Informasi (TI). Marcus menyebut, inovasi Senhasegura secara efektif mencegah privilege attacks, menjadikannya solusi paling komprehensif untuk melindungi identitas manusia maupun mesin.

Di Indonesia, PT Optima Solusindo Informatika telah dipercaya sebagai distributor tunggal untuk produk-produk Senhasegura dengan track record yang selalu memberikan dukungan dan layanan purna jual kepada para pelanggannya. Optima berperan penting dalam mendistribusikan solusi keamanan ini ke berbagai sektor industri, terutama perbankan dan asuransi.

"Kolaborasi kami dengan Optima adalah langkah strategis untuk memperluas jangkauan teknologi kami di Indonesia. Dengan keahlian lokal yang mereka miliki, serta kemampuan untuk memberikan after sales service, kami yakin Optima dapat memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan dan regulasi yang berlaku," ujar Marcus.

Managing Director Optima, Refany Iskandar menambahkan, dalam lingkungan yang terus berkembang seperti saat ini, kecepatan dan ketepatan adalah kunci. Melalui teknologi PAM ini, memungkinkan perusahaan untuk berada selangkah lebih maju dari penjahat siber.

"Ini tidak hanya membantu mitra kami mengembangkan bisnis mereka. Namun, juga mendorong Indonesia untuk memenuhi standar cyber protection yang lebih modern," ucap Refany.

Marcus menuturkan, perusahaan akan mendapatkan solusi keamanan lengkap dengan menggunakan 360 derajat, Privilege Platform dari Senhasegura. Platform ini meliputi privileged remote access, personal secret, endpoint protection, DevOps secret manager, multi-cloud protection, dan certificate lifecycle.

"Belakangan ini semua orang jadi akrab dengan AI ketika banyak produk AI dikeluarkan sejak tahun lalu, dan langsung jadi menarik perhatian banyak orang. Sejalan dengan tren, risiko serangan siber pun terus meningkat, khususnya di industri yang memproses data sensitif seperti di perbankan, asuransi, dan sektor keuangan lainnya," ujar Marcus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....