FMIPA UNJ Gelar Workshop Penelitian Lingkungan Pembelajaran
- 03 Agt 2024 07:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Lingkungan pembelajaran dengan baik dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa. Sekaligus, menciptakan suasana yang mendukung pengembangan keterampilan kognitif, sosial, dan emosional.
Memahami hal ini, Program Studi S1 Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama Curtin University Australia, dan Komunitas Guru Peneliti Indonesia (KGPI) menyelenggarakan Workshop "Pengembangan Kompetensi Guru dalam Penelitian Lingkungan Pembelajaran".
Kegiatan yang dilaksanakan melalui kolaborasi Kelompok Riset Lingkungan Pembelajaran (Learning Environment Research Group/LERG) ini merupakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNJ.
Koordinator Program Studi Pendidikan Kimia FMIPA UNJ, Prof. Yuli Rahmawati, Ph.D mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sejak 2 Juni 2024 (diskusi lingkungan pembelajaran), dilanjutkan pada 27 Juli 2024 (seminar Research and Publication in Learning Environment Research), serta pendampingan Agustus sampai Oktober. Sementara, finalisasi artikel kolaborasi pada akhir Oktober dengan Prof. Rekha Koul sebagai pioneer lingkungan pembelajaran di Curtin University, Australia.

Pembicara pertama pada seminar daring, Dr. Susi Fitri menyampaikan, lingkungan pembelajaran memainkan peran penting dalam proses belajar-mengajar. Menurutnya, lingkungan pembelajaran yang efektif dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa.
"Elemen-elemen seperti interaksi sosial, konteks budaya, konteks psikologis, dan penggunaan teknologi dalam pendidikan sangat mempengaruhi pengalaman belajar. Oleh karena itu, penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung dan inklusif untuk semua siswa guna mencapai hasil pendidikan yang optimal," kata Dr. Susi Fitri, yang juga Koordinator Program Studi S2 Bimbingan dan Konseling UNJ ini.
Pendapat senada disampaikan pembicara kedua, Prof. Dr. Rekha Koul dari Curtin University, Australia. Ia menjelaskan bahwa penelitian lingkungan pembelajaran berfokus pada persepsi siswa terhadap iklim emosional di dalam kelas, khususnya dalam konteks pembelajaran STEM.
"Penelitian Lingkungan Pembelajaran (Learning Environment Research/LER) dapat digunakan untuk mengevaluasi program STEM, meneliti iklim emosional di kelas, serta memperbaiki lingkungan pembelajaran," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....