Apa Itu Plastik? Apa Dampak Penggunaannya?
- 03 Jul 2024 07:10 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Penggunaan plastik dan dampaknya sudah sering menjadi bahasan baik secara ilmiah maupun dalam keseharian di masyarakat. Termasuk upaya mengingatkan masyarakat agar menyadari bahaya penggunaan plastik bagi keberlangsungan makhluk hidup di bumi, melalui peringatan Hari Tanpa Kantong Plastik Internasional (Plastic Bag Free Day) yang jatuh setiap tanggal 3 Juli.
Apa sebenarnya Plastik itu ?
Plastik dibuat dari bahan polychlorinated biphenyl (PCB). Menurut National Oceanographic and Atmospheric Administration, kantong plastik sulit untuk diurai oleh tanah hingga membutuhkan waktu antara 100 hingga 500 tahun.
Apa Dampak Penggunaan Plastik?
Kantong plastik terbilang murah, namun pemakaiannya yang secara masif, termasuk penggunaan kantong plastik akan memberikan akibat yang mengerikan untuk kehidupan.

Ketua Divisi Pertanian dan Lingkungan Komunitas Karanganyar Moeda, Khanif Irsyad Fahmi, S.P, menjabarkan dampak penggunaan plastik bagi keberlangsungan bumi, sebagai berikut:
- Tercemarnya tanah, air tanah dan makhluk bawah tanah
- Racun-racun dari partikel plastik yang masuk ke dalam tanah akan membunuh hewan-hewan pengurai di dalam tanah seperti cacing
- PCB yang tidak dapat terurai meskipun termakan oleh binatang maupun tanaman akan menjadi racun berantai sesuai urutan rantai makanan
- Kantong plastik akan mengganggu jalur air yang teresap ke dalam tanah.
- Menurunkan kesuburan tanah karena plastik juga menghalangi sirkulasi udara di dalam tanah dan ruang gerak makhluk bawah tanah yang mampu meyuburkan tanah
- Kantong plastik yang sukar diurai, mempunyai umur panjang, dan ringan akan mudah diterbangkan angin hingga ke laut sekalipun.
- Hewan-hewan dapat terjerat dalam tumpukan plastik.
- Hewan-hewan laut seperti lumba-lumba, penyu laut, dan anjing laut menganggap kantong-kantong plastik tersebut makanan dan akhirnya mati karena tidak dapat mencernanya.
- Ketika hewan mati, kantong plastik yang berada di dalam tubuhnya tetap tidak akan hancur dan akan menjadi bangkai yang dapat meracuni hewan-hewan lainnya
(Dinar Rusydiana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....