Fakta Menari Kepik

  • 23 Mei 2024 09:19 WIB
  •  Sintang

KBRN,Sintang: Apakah kamu suka melihat kepik? hewan berukuran kecil yang punya tampilan cantik dan menggemaskan. Ukuran serta corak mereka yang menarik membuat kita penasaran dengan hewan satu ini. Mereka sama sekali tidak berbahaya bagi manusia.

yuk kita simak fakta menarik Kepik, salah satu serangga terindah di planet kita, seperti dilansir dari natgeokids.com


1. Spesies Kepik

Ada sekitar 5.000 spesies kepik berbeda yang di dunia. Makhluk yang sangat digemari ini juga dikenal sebagai kumbang kepik atau kepik, dan di banyak kebudayaan mereka dianggap membawa keberuntungan. Mereka datang dalam berbagai warna dan pola, tetapi yang paling dikenal di Inggris adalah kepik tujuh titik, yang memiliki tubuh berkilau berwarna merah dan hitam.


2. Pemakan Kutu dan Hama Tanaman

Kebanyakan orang menyukai kepik karena cantik, anggun, dan tidak berbahaya bagi manusia. Namun para petani menyukainya karena mereka memakan kutu daun dan hama pemakan tanaman lainnya. Dalam jangka waktu setahun, seekor kepik tujuh titik dapat melahap lebih dari 5.000 kutu daun loh.


3. Bentuk dan Warna Unik

Kebanyakan kepik memiliki tubuh berbentuk kubah lonjong dengan enam kaki pendek. Tergantung pada spesiesnya, mereka mungkin memiliki bintik-bintik, garis-garis atau tidak ada tanda sama sekali. Kepik berbintik tujuh berwarna merah (atau terkadang oranye) dengan tiga bintik di setiap sisi dan satu di tengah. Kepala mereka berwarna hitam dengan bercak putih di kedua sisinya.


4. Pertahanan Diri Yang Kuat

Warna cerah kepik bertindak sebagai mekanisme pertahanan penting , memperingatkan hewan agar mereka tidak memakannya. Saat terancam, serangga ini mengeluarkan cairan berminyak yang tidak enak dan berwarna kuning dari persendian kaki mereka. Cairan ini mengingatkan predator lapar yang pernah memakan jenis mereka sebelumnya bahwa rasanya menjijikkan. Serangga ini juga punya trik lain untuk menghindari bahaya yaitu tetap diam dan berpura-pura mati . Burung adalah predator utama kepik, selain itu mereka juga menjadi korban katak, tawon, laba-laba, dan capung.


5. Bertelur di Bawah Daun

Kepik bertelur dalam kelompok atau baris di bagian bawah daun, biasanya di tempat berkumpulnya kutu daun. Larva, yang bentuk dan warnanya bervariasi tergantung spesiesnya, muncul dalam beberapa hari. Larva kepik berbintik tujuh berukuran panjang, berwarna hitam dan tampak runcing dengan bintik-bintik oranye atau kuning. Ada yang mengatakan mereka terlihat seperti aligator kecil loh. Larva tumbuh dengan cepat dan berganti kulit beberapa kali . Ketika mereka mencapai ukuran penuh, mereka menempel pada daun di ekornya, lalu kepompong terbentuk. Hanya dalam satu atau dua minggu kemudian, pupa tersebut menjadi kepik dewasa.


6. Keberadaan Kepik

Kepik tujuh bintik berasal dari Eropa tetapi diperkenalkan ke Amerika Utara pada pertengahan tahun 1900-an untuk mengendalikan populasi kutu daun. Serangga luar biasa ini hidup di berbagai habitat berbeda , termasuk padang rumput, hutan, kota, pinggiran kota, dan sepanjang sungai. Selama musim semi dan musim panas adalah Waktu paling aktif bagi kepik, serangga luar biasa ini terlihat beterbangan atau berjalan di atas daun tanaman. Namun ketika cuaca berubah menjadi lebih dingin di musim gugur, mereka mencari tempat yang hangat dan terpencil untuk berhibernasi, seperti di batang kayu yang membusuk, di bawah batu, atau bahkan di dalam rumah. Mereka juga suka berkelompok, dan koloni yang berhibernasi ini terkadang berisi ribuan kepik.


Nah, itulah beberapa fakta menarik tentang kepik, serangga cantik yang tidak hanya menyenangkan untuk dilihat, tetapi juga sangat bermanfaat bagi ekosistem kita.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....