Kemendikbudristek Gandeng Markoding Siapkan Talenta Digital Perempuan Vokasi
- 08 Mei 2024 19:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bekerja sama dengan Markoding (Yayasan Daya Kreasi Anak Bangsa) meluncurkan program Perempuan Inovasi 2024. Program ini bertujuan meningkatkan partisipasi perempuan di bidang teknologi sekaligus mempersiapkan tenaga kerja berdaya saing global melalui beasiswa.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati menyambut baik kerja sama dengan Markoding melalui program Perempuan Inovasi 2024. Menurutnya, program ini dapat mendorong keterlibatan peserta didik perempuan dari dunia vokasi khususnya di bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM).
"Materi-materi yang diajarkan dalam pelatihan di program Perempuan Inovasi kami rasa sesuai dengan kebutuhan anak-anak vokasi. Utamanya untuk menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan tren pekerjaan masa depan,” kata Kiki saat peluncuran program Perempuan Inovasi 2024 di Jakarta, Rabu (8/5/2024).
Menurutnya, seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi menuntut pemerintah untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dengan penguasaan teknologi yang tinggi. Sehingga mereka mampu menghadapi akselerasi perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja di era revolusi industri 4.0.
“Karena itulah kami sangat antusias dalam kerja sama ini. Program Perempuan Inovasi 2024 sangat strategis untuk menyiapkan lulusan-lulusan vokasi dengan kompetensi tinggi di bidang teknologi,” ujarnya.
Melalui program ini, para perempuan yang sedang atau telah menempuh pendidikan vokasi diberikan kesempatan untuk terlibat pelatihan keterampilan digital yang relevan. Peserta didik vokasi dapat mengembangkan keterampilan digital baik yang bersifat dasar maupun lanjutan sehingga dapat terlibat secara aktif dalam industri teknologi.
Sementara itu, Pendiri dan CEO Markoding, Amanda Simandjuntak mengatakan, program bersama Ditjen pendidikan vokasi merupakan kerja sama eksklusif. Menurutnya, Ditjen Pendidikan Vokasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja yang berdaya saing dan terus mengembangkan diri.
“Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek adalah mitra strategis kami. Utamanya dalam mendukung cita-cita yang diemban bersama,” kata Amanda.
Dia mengatakan, Perempuan Inovasi 2024 merupakan kali kedua dilaksanakan Markoding. Sebelumnya, Markoding sukses membina lebih dari 20.000 partisipan perempuan melalui program Perempuan Inovasi 2023.
“Salah satu fokus utama dari acara hari ini adalah untuk memperkenalkan secara resmi program beasiswa Perempuan Inovasi 2024 kepada masyarakat luas. Tujuannya tidak hanya memberikan akses bagi perempuan dalam bidang teknologi, namun juga mendorong partisipasi mereka dalam ranah ini,” kata Amanda, mengungkapkan.
Peluncuran Program Perempuan Inovasi 2024 diawali dengan sesi gelar wicara yang menghadirkan sejumlah narasumber. Salah satunya adalah Dian Sastrowardoyo dan penerima manfaat program Perempuan Inovasi 2023.
Pada kesempatan tersebut, Dian Sastrowardoyo mengatakan, program ini akan berdampak baik bagi peserta didik vokasi. Melalui program ini, lanjut Dian, dapat memberi pemahaman baru bagi perempuan.
"Perempuan Inovasi akan memberikan wawasan dan pemahaman baru yang mungkin tidak dimiliki oleh peserta lainnya. Ilmu yang selama ini didapat di sekolah akan semakin kaya melalui program ini dan mereka akan memiliki sudut pandang yang semakin terbuka,” kata Dian yang juga merupakan Pendiri Yayasan Dian Sastrowardoyo ini.
Menurutnya, dengan berbagai terapan disiplin ilmu anak-anak vokasi ditambah pelatihan keterampilan abad 21 melalui Perempuan Inovasi, maka dapat menjadi bekal bagi para peserta didik vokasi. Utamanya, untuk menghadapi tantangan dan persaingan secara nasional maupun global demi mendapatkan pekerjaan atau memulai bisnis sendiri.
Sementara itu, sebagai salah satu perwakilan alumni Perempuan Inovasi, Dheta Chatur Maharani, mengatakan mendapatkan banyak manfaat dari program ini. Menurutnya, program ini, memberikan peluang untuk belajar keterampilan baru serta membangun jaringan profesional yang kuat.
"Sekaligus memberikan dukungan dari sesama perempuan dalam bidang STEM yang menginspirasi. Hal ini untuk mencapai potensi penuh dalam karier," kata Dheta.
“Tidak hanya itu, saya dan teman-teman alumni lain juga mendapatkan mentor yang dapat membantu peserta dalam mengembangkan skills. Sekaligus mengatasi hambatan karier dan sharing pengalaman kerja dari para mentor kami,” ujar Dheta.
Pendaftaran program Perempuan Inovasi 2024 sendiri sudah dimulai sejak 27 Maret 2024 dan akan berlangsung hingga 17 Mei 2024. Kelas Basic Coding dan UI/UX Design akan dimulai dari 21-31 Mei 2024, dan dilanjutkan dengan Digital Bootcamp dimulai pada Juli-November 2024.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....