Merawat Kesucian Jiwa, Hati, dan Pikiran

  • 20 Apr 2024 08:51 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Manusia diciptakan oleh Allah SWT dari dua unsur, pertama adalah unsur kasar yang disebut dengan tanah atau saripati tanah, dan yang kedua unsur halus yang disebut dengan ruh Ilahi.

Ustaz Deni Rusli dalam dialog Bersama RRI Banten mengatakan, dari dua pertemuan unsur tersebut, maka dalam diri manusia memiliki empat potensi.

Pertama yaitu kemampuan gerak untuk beraktivitas dengan kemampuan gerak manusia bisa berjalan, bisa berlari, dan gerakan-gerakan fisik lainnya.

Kedua disebut dengan kemampuan hidup artinya manusia tidak bisa hidup sendiri pasti butuh orang lain.

Ketiga adalah potensi akal pikiran. Hal ini yang membedakan antara manusia dengan makhluk lain. Manusia diberikan akal oleh Allah SWT sehingga memiliki potensi yang luar biasa. Dengan akal ini manusia bisa meningkatkan kemampuan ilmu pengetahuan dan pemahaman-pemahaman keilmuan lainnya.

Kemudian yang keempat adalah qolbu atau hati.

“Dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging. Apabila segumpal daging itu baik, maka akan baik amal perbuatan manusia. Apabila jelek maka akan jelek pula amal perbuatannya. Segumpal daging itu bernama qolbu atau hati” kata Deni, Kamis (17/4/2024).

Dengan demikian, di dalam diri manusia terdapat jiwa, hati, dan pikiran. Dan ini adalah anugerah dari Allah SWT kepada manusia.

Di dalam kitab Nasoihul ‘Ibad dikatakan bahwa barang siapa orang yang selalu meninggalkan dosa, baik dosa maupun dosa kecil. Maka akan lembutlah hatinya, pikirannya akan tenang.

“Salah satu cara merawat jiwa, hati, dan pikiran adalah tinggalkan perbuatan dosa dan tinggalkan perbuatan maksiat. Kita tinggalkan sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT dan kita laksanakan perintah-perintah Allah SWT,” ujar Deni.

Dengan demikan maka hati akan lembut, jiwa akan senang, dan pikiran akan cemerlang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....