Mengenal Nyamuk Aedes Aegypti

  • 06 Apr 2024 16:08 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Ketika musim kemarau berganti dengan musim hujan, saat musim hujan akan disertai dengan dengan musim penyakit, karena peralihan cuaca disaat stamina tubuh tidak terjaga, akan mmbuat kita mudah terjangkit penyakit demam berdarah dengue merupakan momok yang sangat menakutkan, yang ada kala musim penghujan.

Demam berdarah dengue disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti, nyamuk aedes aegypti diduga berasal dari benua Afrika.

Penyebaran virus oleh nyamuk aedes aegypti mudah sekali terjadi di negara beriklim tropis, seperti Indonesia, terutama saat memasuki musim hujan.

Hal ini karena curah hujan yang tinggi membuat kondisi lingkungan sangat mendukung bagi nyamuk untuk berkembang biak dan meneruskan daur hidupnya.

Ada beberapa ciri khas dari nyamuk Aedes aegypti, yaitu: Nyamuk Aedes aegypti mudah dikenali melalui warna dan bentuknya.

Ciri khas nyamuk ini adalah ukurannya yang kecil dan memiliki tubuh berwarna hitam dengan belang putih di sekujur tubuhnya.

Nyamuk Aedes aegypti dapat terbang sejauh 400 meter, sehingga penyebaran virus dengue dapat terjadi hingga jarak yang jauh dari tempat nyamuk bersarang.

Senang berada di air yang bersih, Nyamuk Aedes aegypti bersarang dan bertelur di genangan air yang jernih.

Di dalam rumah, nyamuk ini banyak ditemukan berkembang biak di tempat penampungan air, misalnya bak mandi, vas bunga, talang air, atau tempat minum hewan peliharaan.

Nyamuk ini juga dapat bersembunyi di sudut rumah yang minim cahaya, seperti kolong tempat tidur atau di balik lemari. Di luar rumah, nyamuk ini bersarang dan berkembang biak di tangkai atau lubang pohon.

Aktif di pagi dan sore hari, Ciri khas lain dari nyamuk Aedes aegypti adalah waktu gigitannya.

Nyamuk ini aktif mencari mangsa dan mengigit manusa di pagi hari (sekitar 2 jam setelah matahari terbit) dan sore hari (beberapa jam sebelum matahari terbenam).

Kendati demikian, bukan tidak mungkin nyamuk Aedes aegypti menggigit pada malam hari. Gigitan nyamuk Aedes aegypti pun terkadang tidak disadari, sebab nyamuk ini biasanya menghampiri dari belakang tubuh dan menggigit di bagian siku atau pergelangan kaki.

Mencegah Perkembang biakan Nyamuk Aedes Aegypti, Cara tepat untuk mencegah DBD atau perkembangan nyamuk Aedes aegypti adalah dengan menerapkan 3M, yaitu: Menutup rapat tempat penyimpanan air, Menguras tempat penampungan air secara rutin, setidaknya seminggu sekali, Mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menyebabkan air menggenang.

Penyakit demam berdarah kini juga bisa dicegah dengan pemberian vaksin DBD, meskipun belum ada penelitian yang membuktikan bahwa vaksin DBD lebih efektif daripada langkah pencegahan DBD lainnya, seperti fogging dan 3M. Jadi, tetap lakukan langkah pencegahan DBD yang utama, yaitu dengan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, agar tidak menjadi tempat bersarangnya nyamuk Aedes aegypti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....