Program Praktisi Mengajar Jembatani Pendidikan dan Industri

  • 23 Jan 2024 14:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Program Praktisi Mengajar mampu menjembatani antara dunia pendidikan dan industri. Bahkan mahasiswa juga mendapatkan banyak ilmu dari praktisi.

“Program ini menjembatani dunia pendidikan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) serta menutup kesenjangan antara lulusan dan kebutuhan dunia kerja,” kata Kepala Program Praktisi Mengajar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Gamaliel Waney dalam keterangannya, dikutip Selasa (23/1/2024).

Dia menjelaskan, praktisi mengajar merupakan program flagship yang menghubungkan mahasiswa dengan praktisi melalui mata kuliah kolaborasi. Program ini memberi kesempatan bagi lulusan untuk memperoleh ilmu dan kecakapan sesuai kebutuhan serta tantangan di dunia kerja dan profesional

"Program ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Sekaligus mempersiapkan lulusan siap menghadapi dinamika perkembangan dunia di masa depan," ujarnya.

Hal senada disampaikan Direktur Sumber Daya, Direktorat Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek, Mohammad Sofwan Effendi. Menurutnya, program Praktisi Mengajar berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM).

“Itu karena di dalam program Praktisi Mengajar terdapat komponen pendukung penciptaan pembelajaran. Sehingga berkontribusi untuk kompetensi SDM unggul di Indonesia," kata Sofwan.

Komponen yang dimaksud adalah perguruan tinggi yang menguasai bidang akademik serta praktisi Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Kemudian juga masyarakat, dan dunia profesi yang menguasai pengalaman profesional.

Sofwan berharap melalui program ini dapat mendorong dosen keluar untuk berkontribusi di dunia profesional. Sebaliknya, perguruan tinggi mengundang praktisi ke dalam kampus untuk terlibat di penyusunan kurikulum dan perkuliahan di kelas.

"Dengan cara ini, mahasiswa akan mendapatkan bekal yang komprehensif, pengetahuan akademik oleh dosen. Sekaligus pengalaman profesional oleh praktisi," ujar Sofwan.

Program Praktisi Mengajar membuka pendaftaran akun bagi Perguruan Tinggi, Koordinator Perguruan Tinggi, Dosen, dan Praktisi. pendaftaran dibuka pada 8-25 Januari 2024.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....