Hubble Deteksi Petunjuk Planet “Generasi Kedua” di Sekitar Bintang Mati

  • 06 Okt 2026 11:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hubble menemukan kandungan niobium yang tidak biasa pada bintang katai putih HS 0209+0832, menjadi petunjuk keberadaan planet generasi kedua.
  • Kandidat planet diperkirakan berupa raksasa gas seukuran Jupiter yang mengorbit sekitar enam juta kilometer dari bintang katai putih.
  • Temuan ini membuka peluang penelitian baru mengenai pembentukan dan evolusi planet yang lahir dari material bintang setelah kematiannya.

RRI.CO.ID, Jakarta - Teleskop Antariksa Hubble menemukan petunjuk keberadaan kandidat planet generasi kedua yang mengorbit bintang katai putih. Mengutip NASA, Selasa, 6 Oktober 2026, temuan ini berasal dari penelusuran ulang data Hubble terhadap bintang HS 0209+0832.

Data yang direkam sejak 1999 tersebut memuat sekitar 100 fitur kimia yang sebelumnya belum teridentifikasi. Peneliti menemukan kandungan niobium dalam jumlah tinggi yang sebelumnya belum teridentifikasi.

Unsur berat seperti niobium terbentuk dalam kondisi ekstrem ketika sebuah bintang memasuki tahap akhir kehidupannya. Adapun, unsur tersebut kemudian dilepaskan ke ruang angkasa bersama material dari bintang yang sekarat.

Para astronom menduga material yang terlontar tersebut kemudian menggumpal dan membentuk planet baru. Jika benar, planet itu berbeda dari planet Tata Surya seperti Bumi yang terbentuk dari material sisa ketika bintang induknya lahir.

Temuan Hubble diperkuat oleh data dari misi FUSE milik NASA yang telah dihentikan. Teleskop TESS mengamati bintang katai putih tersebut selama empat bulan.

Pengamatan menunjukkan perubahan kecerahan secara berkala yang mengindikasikan adanya objek yang mengorbit bintang tersebut. Kandidat planet diperkirakan merupakan raksasa gas seukuran Jupiter yang mengorbit sekitar enam juta kilometer dari bintang induknya.

Jarak tersebut jauh lebih dekat dibandingkan jarak Merkurius dari Matahari. Kondisi ini membuat planet diperkirakan terus kehilangan atmosfer akibat paparan energi dari bintang katai putih yang masih sangat panas.

Peneliti memperkirakan sebagian material yang terlepas dari planet dapat membentuk ekor menyerupai komet. Material tersebut kemudian diperkirakan jatuh kembali ke permukaan bintang katai putih.

Proses ini diduga menjadi salah satu penyebab Hubble mendeteksi kandungan niobium dalam sistem tersebut. Namun, keberadaan planet generasi kedua itu masih perlu dikonfirmasi melalui pengamatan lebih lanjut.

Para astronom juga ingin memahami bagaimana planet generasi kedua terbentuk dan berkembang di sekitar bintang yang telah mati. Penelitian lanjutan diharapkan dapat mengungkap seberapa umum keberadaan planet jenis ini di alam semesta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....