Apa Saja Keuntungan dan Risiko Investasi Emas?

  • 30 Sep 2026 22:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Harga emas Galeri24 melalui Pegadaian turun Rp21.000 per gram menjadi Rp2.527.000 pada Selasa, 29 September 2026.
  • Harga emas UBS melemah Rp23.000 per gram menjadi Rp2.530.000 dalam perdagangan yang sama.
  • Koreksi harga emas terjadi di dua produk unggulan Pegadaian, menunjukkan tren menurun di pasar emas nasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Harga emas yang dijual melalui Pegadaian kembali mengalami koreksi pada Selasa, 29 September 2026. Penurunan terjadi pada emas Galeri24 dan UBS dalam perdagangan terbaru.

Harga emas Galeri24 tercatat turun Rp21.000 menjadi Rp2.527.000 per gram. Sementara itu, harga emas UBS melemah Rp23.000 menjadi Rp2.530.000 per gram

Investasi emas masih menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang. Meski emas memiliki sejumlah kelebihan, tetapi investor tetap perlu memahami risiko sebelum membelinya.

Selain itu, emas dapat membantu investor menghadapi tekanan inflasi yang berpotensi menurunkan daya beli masyarakat. Melansir dari Allianz, harga emas memiliki kecenderungan meningkat ketika inflasi terjadi.

Emas juga memiliki likuiditas yang cukup tinggi karena investor dapat menjualnya ketika membutuhkan dana. Kemudahan tersebut membuat investor tidak perlu menunggu lama ketika ingin mengubah emas menjadi uang tunai.

Keuntungan lainnya berasal dari kemampuan emas membantu investor melakukan diversifikasi portofolio. Investor dapat menempatkan sebagian dana pada emas untuk mengurangi ketergantungan terhadap satu jenis aset.

Namun, investor tetap menghadapi risiko kerugian ketika harga emas turun. Karena itu, investor perlu mempertimbangkan waktu pembelian dan penjualan agar dapat mengurangi risiko tersebut.

Melansir laman Pegadaian, investor perlu memperhatikan selisih harga beli dengan harga jual kembali emas. Selisih tersebut membuat investasi emas lebih sesuai untuk tujuan jangka panjang.

Investor juga perlu memilih bentuk emas dengan mempertimbangkan tujuan pembelian dan biaya yang menyertainya. Emas perhiasan memiliki biaya pembuatan yang dapat memengaruhi nilai jual kembalinya.

Emas juga tidak memberikan keuntungan rutin seperti bunga, kupon, atau dividen selama investor masih menyimpannya. Oleh karena itu, keuntungan investasi emas hanya diperoleh ketika investor menjual emas dengan harga lebih tinggi.

Masyarakat juga dapat memilih investasi emas secara bertahap sesuai kemampuan keuangan masing-masing. Investasi emas dapat dilakukan melalui pembelian emas fisik maupun skema tabungan emas. (Shafa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....