LRO Temukan Kawah Bulan “Sekali Seabad” Berukuran 728 Kaki
- 17 Sep 2026 11:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- LRO menemukan kawah McGetchin berdiameter 728 kaki di permukaan Bulan.
- Kawah terbentuk pada 2024 akibat tumbukan komet atau asteroid berukuran besar.
- Dampak tumbukan mengubah permukaan hingga 6,4 kilometer dari area kawah.
RRI.CO.ID, Jakarta - NASA menemukan kawah baru di Bulan yang terbentuk akibat tumbukan benda langit berukuran besar. Mengutip NASA, Kamis, 17 September 2026, fenomena ini diperkirakan terjadi sekitar sekali dalam satu abad atau lebih lama.
Kawah yang diberi nama McGetchin, untuk menghormati ilmuwan Bulan Tom McGetchin, ditemukan dalam data Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO). Kawah tersebut terbentuk di bagian timur Bulan antara 11 April dan 22 Mei 2024.
Awalnya, asteroid atau komet berukuran sekitar bangunan tiga hingga enam lantai menghantam permukaan. Tumbukan itu menghasilkan kawah berdiameter sekitar 222 meter dan kedalaman sekitar 43 meter.
Ukurannya setara dengan panjang sekitar dua lapangan sepak bola. Sementara itu, kedalamannya dapat menampung tiga bus sekolah yang ditumpuk vertikal.
Penemuan bermula ketika ilmuwan LRO sekaligus spesialis pemrosesan citra Intuitive Machines, Robert Wagner, memeriksa kualitas data pada Oktober 2025. Ia melihat titik terang yang dikelilingi lingkaran gelap pada peta Bulan, membandingkan citra permukaan sebelum dan sesudah tumbukan.
Pengamatan lanjutan menggunakan kamera beresolusi tinggi LRO mengungkap bentuk dan ukuran kawah serta dampaknya terhadap wilayah sekitarnya. Instrumen Diviner juga mendeteksi area dingin seluas sekitar empat mil atau 6,4 kilometer di sekitar kawah.
Adapun, suhu malam hari sekitar sembilan derajat Celsius lebih rendah dibandingkan area sekitarnya. Ilmuwan NASA menyebut, pendinginan terjadi karena tumbukan membuat material permukaan Bulan menjadi lebih gembur dan kurang padat.
Sehingga, kemampuannya mempertahankan panas berkurang. Temuan ini menunjukkan, dampak tumbukan dapat mengubah permukaan Bulan jauh melampaui area kawah.
Hal ini juga berpotensi memengaruhi pergerakan kendaraan penjelajah di masa depan. Selama lebih dari 17 tahun, LRO telah mengidentifikasi sedikitnya 1.000 kawah tumbukan baru dan sekitar 100 ribu perubahan permukaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....