Telkomsat Hadirkan VSAT STAR, Jaga Konektivitas Kapal hingga tengah Laut
- 11 Sep 2026 01:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Telkomsat menghadirkan VSAT STAR untuk mendukung konektivitas digital di sektor maritim.
- VSAT STAR dapat menjangkau wilayah yang tidak terlayani jaringan komunikasi terestrial, termasuk ZEE.
- Konektivitas satelit mendukung komunikasi, pertukaran data, koordinasi, hingga penggunaan aplikasi digital di tengah laut.
RRI.CO.ID, Jakarta - Konektivitas digital menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung kelancaran operasional kapal di tengah laut. Mobilitas tinggi, luasnya wilayah pelayaran, serta keterbatasan jaringan komunikasi terestrial menjadikan teknologi satelit sebagai solusi untuk menjaga aktivitas digital tetap berjalan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Telkomsat menghadirkan VSAT STAR. Yakni, solusi konektivitas berbasis satelit yang dirancang untuk mendukung operasional di berbagai wilayah, termasuk sektor maritim.
Dengan cakupan luas dan kapasitas layanan hingga 200 Mbps per site, VSAT STAR memungkinkan kapal tetap terhubung meski beroperasi di wilayah yang tidak terjangkau jaringan komunikasi darat. Termasuk, di kawasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).
Konektivitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional kapal. Mulai dari komunikasi dengan pusat kendali, pertukaran data, akses aplikasi digital, koordinasi antarunit, hingga komunikasi personel selama pelayaran.
Direktur Komersial Telkomsat, Andri Yunianto, mengatakan konektivitas satelit memiliki peran strategis dalam mendukung transformasi digital sektor maritim yang memiliki karakteristik operasional berbeda dengan aktivitas di darat.
"Melalui VSAT STAR, kami ingin memastikan bahwa keterbatasan jangkauan jaringan darat tidak menjadi hambatan bagi aktivitas operasional di laut. Konektivitas satelit memungkinkan kapal tetap terhubung untuk mendukung komunikasi, pertukaran data, hingga berbagai kebutuhan digital yang semakin penting dalam operasional modern," kata Andri dalam keterangannya, Kamis, 10 September 2026.
Salah satu pemanfaatan VSAT STAR saat ini digunakan untuk mendukung operasional kapal-kapal patroli Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Layanan tersebut membantu memenuhi kebutuhan komunikasi dan konektivitas kapal dalam menjalankan aktivitas pengawasan, pencegahan, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas barang di wilayah pabean Indonesia dan ZEE.
Penggunaan teknologi satelit dinilai relevan untuk mendukung operasional maritim yang dinamis. Terutama, bagi kapal yang memiliki mobilitas tinggi, menjangkau wilayah luas, dan beroperasi di kawasan dengan keterbatasan infrastruktur komunikasi darat.
Telkomsat menyebut konektivitas yang tetap tersedia selama pelayaran juga membuka peluang pemanfaatan teknologi digital yang lebih luas. Di antaranya mempercepat koordinasi operasional, pertukaran informasi, serta penggunaan berbagai sistem dan aplikasi berbasis jaringan.
Melalui VSAT STAR, Telkomsat terus memperkuat kapabilitas konektivitas maritim. Sehingga, aktivitas digital dapat tetap berjalan ketika kapal meninggalkan daratan.
Dukungan teknologi satelit dengan cakupan luas serta layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna diharapkan dapat memperluas pemanfaatan konektivitas. Terutama, untuk mendukung digitalisasi berbagai sektor strategis Indonesia, dari darat hingga tengah laut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....