Teleskop Antariksa Roman Berhasil Aktifkan Antena dan Instrumen Pencitra Planet

  • 02 Sep 2026 12:01 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Antena Teleskop Antariksa Roman berhasil terbentang dan mampu mengirim data ke Bumi dengan kecepatan hingga 500 megabit per detik.
  • Visor dan Coronagraph berhasil diaktifkan, mendukung kemampuan teleskop mengamati planet dan cakram debu di sekitar bintang lain.
  • NASA menargetkan gambar pertama Roman pada awal 2027, setelah seluruh instrumen menjalani kalibrasi dan pengujian.

RRI.CO.ID, Jakarta - Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman berhasil mengaktifkan sejumlah komponen penting dalam persiapan misi ilmiahnya. Mengutip NASA, Rabu, 2 September 2026, antena berpenguatan tinggi atau high-gain antenna dilaporkan telah berhasil terbentang.

Antena tersebut berukuran sekitar 1,7 meter dengan bobot hanya 11 kilogram. Komponen ini akan digunakan untuk mengirimkan data dalam jumlah besar dari teleskop Roman ke Bumi.

Antena tersebut mampu mentransmisikan data dengan kecepatan hingga 500 megabit per detik. Sinyal akan diterima oleh stasiun bumi NASA yang berada di New Mexico, Australia, dan Jepang.

Kemudian, pelindung matahari atau visor teleskop juga berhasil dideploy. Komponen ini berfungsi menghalangi cahaya yang tidak diinginkan agar tidak mengganggu pengamatan teleskop.

Teleskop Roman juga mengaktifkan instrumen Coronagraph pada Selasa, 1 September 2026. Instrumen ini dirancang untuk menghalangi cahaya bintang.

Dengan demikian, para ilmuwan dapat mengamati planet dan cakram debu di sekitar bintang lain secara langsung. Melalui teknologi tersebut, Roman diharapkan dapat mencitrakan planet-planet raksasa yang lebih tua dan lebih dingin.

Instrumen Coronagraph selanjutnya akan menjalani rangkaian kalibrasi dan pengujian selama beberapa bulan. Sementara itu, instrumen Wide Field Instrument dijadwalkan mulai diaktifkan dalam beberapa pekan mendatang.

NASA menargetkan gambar pertama dari Teleskop Roman dapat dirilis pada awal 2027. Selain pencitraan langsung, Roman juga akan mencari planet menggunakan metode microlensing dan transit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....