FT UNJ Susun SOP Salon Kecantikan Sesuai Standar Industri
- 05 Agt 2026 14:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Program Studi Tata Rias Fakultas Teknik UNJ bersama Puspita Martha menyusun standar operasional prosedur (SOP) salon kecantikan yang diselaraskan dengan kebutuhan industri.
- SOP mencakup prosedur pelayanan pelanggan, penggunaan alat dan kosmetik, sanitasi, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pengendalian mutu layanan.
- Penelitian ini menggunakan pendekatan link and match untuk memperkuat keterkaitan pendidikan vokasi dengan dunia usaha kecantikan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Program Studi Tata Rias Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (FT UNJ) bersama Puspita Martha menyusun standar operasional prosedur (SOP) salon kecantikan yang diselaraskan dengan kebutuhan industri. Penelitian ini bertujuan memperkuat keterkaitan pendidikan vokasi dengan dunia usaha melalui pendekatan link and match.
Penyusunan SOP dilakukan untuk menjawab kebutuhan industri kecantikan terhadap standar pelayanan yang profesional, aman, dan berkualitas. Dokumen tersebut mencakup prosedur pelayanan pelanggan, penggunaan alat dan kosmetik, sanitasi, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), hingga pengendalian mutu layanan.
Penelitian dipimpin Titin Supiani bersama tim yang terdiri atas Nurina Ayuningtyas, Nurul Hidayah, dan Risky Mezi Muria. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Tata Rias FT UNJ sebagai bagian dari implementasi penelitian berbasis pembelajaran.
Mahasiswa memperoleh pengalaman mengikuti proses penelitian secara langsung, mulai dari observasi hingga penyusunan dokumen SOP. Keterlibatan tersebut diharapkan memperkuat kompetensi akademik sekaligus pemahaman terhadap standar kerja di industri kecantikan.
Dari pihak industri, Puspita Martha melibatkan jajaran manajemen dalam proses identifikasi kebutuhan, penyusunan, dan validasi SOP. Kolaborasi ini dilakukan agar dokumen yang dihasilkan sesuai dengan praktik pelayanan yang diterapkan di lapangan.
Penyusunan SOP melalui tahapan studi literatur, observasi lapangan, wawancara, focus group discussion(FGD), analisis kebutuhan kompetensi, dan validasi oleh para ahli. Pendekatan tersebut dirancang untuk menghasilkan standar pelayanan yang komprehensif dan aplikatif.
Titin mengatakan, penelitian ini menjadi bentuk implementasi kerja sama antara perguruan tinggi dan industri dalam menghasilkan luaran yang dapat dimanfaatkan secara langsung. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam penelitian juga menjadi bagian dari penguatan kompetensi lulusan.
“Kolaborasi ini tidak hanya menghasilkan SOP yang sesuai dengan kebutuhan industri, tetapi juga memberi ruang bagi mahasiswa memperoleh pengalaman belajar di dunia kerja. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi bagi pendidikan vokasi dalam menyiapkan lulusan yang sesuai kebutuhan industri kecantikan,” kata Titin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.

Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan penyusunan materi pembelajaran, pelaksanaan praktikum, dan pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang tata rias. SOP tersebut juga dapat dimanfaatkan pelaku industri untuk menjaga konsistensi mutu pelayanan.
Kerja sama antara FT UNJ dan Puspita Martha menunjukkan model kemitraan yang menghubungkan pendidikan, penelitian, dan kebutuhan dunia usaha. Pendekatan ini diharapkan menghasilkan solusi yang relevan dengan perkembangan industri dan kebutuhan tenaga kerja profesional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....