SMA Presiden 2 Tanjung Lesung Jadikan Watersport sebagai Ekstrakurikuler

  • 03 Agt 2026 02:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Presiden 2 Tanjung Lesung tahun ini berlangsung berbeda. Tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, para siswa juga diajak mengenal karakter khas sekolah melalui berbagai aktivitas olahraga air di kawasan wisata Tanjung Lesung, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengenalan lingkungan sekolah yang memanfaatkan keunggulan geografis sekolah yang berada di dalam kawasan wisata Tanjung Lesung. Para siswa berkesempatan mencoba berbagai aktivitas olahraga air, mulai dari selam dasar, snorkeling, kayak, jetski, hingga banana boat, didampingi instruktur profesional.

Kepala Sekolah SMA President Tanjung Lesung, Kolonel Laut (Purn) Joni Agoesta, mengatakan pengenalan watersport pada MPLS merupakan bagian dari upaya membangun karakter siswa. Ini dilakukan sejak hari pertama mereka memasuki lingkungan sekolah.

"Orientasi bukan hanya memperkenalkan ruang kelas, guru, atau tata tertib sekolah. Kami juga ingin memperkenalkan karakter khas SMA Presiden Tanjung Lesung," kata pria yang biasa disapa Joni ini.

"Karena sekolah ini berada di kawasan pesisir dan punya program pengembangan olahraga air. Para siswa kami ajak mengenal lingkungan belajar mereka secara langsung sejak hari-hari pertama."

Menurutnya, aktivitas tersebut dirancang bukan sekadar memberikan pengalaman yang menyenangkan. Tapi juga sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keberanian, disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, serta budaya keselamatan yang akan menjadi bekal selama mengikuti berbagai kegiatan sekolah.

"Dengan mencoba berbagai aktivitas watersport, kami berharap para siswa membangun rasa percaya diri, memahami pentingnya keselamatan. Agar lebih mudah mengenal satu sama lain serta belajar bekerja sama dalam setiap kegiatan," ucap dia.

Lebih lanjut, Joni mengungkapkan bahwa pengenalan watersport tersebut. Sekaligus menjadi langkah awal bagi para siswa sebelum mengikuti program ekstrakurikuler watersport yang secara resmi akan dilaksanakan secara rutin mulai semester ini.

Program tersebut dapat diikuti oleh siswa-siswi kelas X, XI, maupun XII dan akan digelar setiap minggu di akhir pekan. Dengan materi berupa selam dasar, snorkeling, serta kano atau kayak.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, sekolah akan bekerja sama dengan guru olahraga serta tim instruktur dari Lalassa Beach Club. Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, terarah, dan sesuai dengan kemampuan peserta didik.

Joni menjelaskan program tersebut lahir dari potensi lingkungan sekolah yang berada sangat dekat dengan pusat aktivitas wisata bahari Tanjung Lesung.

"Selama ini sebenarnya tidak sedikit siswa yang secara mandiri mencoba berbagai aktivitas watersport karena lokasinya yang sangat dekat dengan sekolah," ucap dia.

"Kini sekolah mengemas kegiatan tersebut dalam bentuk ekstrakurikuler yang lebih terstruktur. Sehingga memiliki nilai edukasi, pembinaan karakter, dan standar keselamatan yang jelas."

Dengan konsep tersebut, Joni optimistis ekstrakurikuler watersport akan menjadi salah satu program unggulan SMA Presiden 2 Tanjung Lesung. Karena mampu memadukan pembelajaran di luar kelas dengan pengembangan karakter siswa.

"Melalui program ini kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik. Tapi juga belajar menghadapi tantangan, bekerja sama, membangun kepemimpinan, serta mengembangkan budaya maritim merupakan warisan budaya bangsa Indonesia," kata Joni.

Sekadar info, SMA Presiden 2 Tanjung Lesung merupakan sekolah yang mengusung konsep boarding school semi-militer. Dengan tambahan fokus pada kearifan lokal, pengenalan kekayaan maritim Indonesia, serta pengembangan kemandirian dan keterampilan alam bebas (jungle survival) dengan motto "Study, Explore & Be The One with Nature".

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....