Sargassum Atlantik Capai Level Ekstrem, Karibia dan Teluk Meksiko Pecahkan Rekor
- 29 Jul 2026 16:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sargassum Atlantik mencapai level tertinggi kedua pada catatan satelit sepanjang Juni 2026.
- Karibia dan Teluk Meksiko mencatat rekor jumlah Sargassum, hingga 9 juta ton di Karibia timur.
- Satelit NASA PACE digunakan untuk memantau penyebaran Sargassum dan dampaknya terhadap pesisir.
RRI.CO.ID, Jakarta - Jumlah alga cokelat mengapung (Sargassum) di Samudra Atlantik kembali mencapai tingkat sangat tinggi pada 2026. Data satelit menunjukkan, Sargassum mencapai puncak jumlah tahunannya pada Juni 2026.
Mengutip NASA, Rabu, 29 Juli 2026, jumlah tersebut menjadi yang tertinggi kedua dalam catatan satelit, setelah 2025. Kondisi lebih ekstrem terjadi di Laut Karibia dan Teluk Meksiko, yang mencatat rekor jumlah Sargassum.
Di Karibia bagian barat dan timur, jumlahnya masing-masing mencapai sekitar 3,6 juta dan 9 juta ton. Sementara Teluk Meksiko mencapai sekitar 5 juta ton, hampir dua kali lipat rekor sebelumnya pada 2025.
Sargassum dalam jumlah sedang di laut lepas sebenarnya menjadi habitat bagi penyu, ikan, burung, dan berbagai organisme laut. Namun, jika menumpuk dalam jumlah besar di dekat pantai, alga tersebut dapat menjerat dan mengganggu kehidupan laut.
Sargassum juga berpotensi menutupi terumbu karang serta padang lamun, hingga mengeluarkan gas hidrogen sulfida saat membusuk. Para ilmuwan menyebut peningkatan Sargassum di Atlantik telah berlangsung sejak 2011.
Jumlahnya bahkan diperkirakan lebih dari dua kali lipat setiap lima tahun. Menurut mereka, ini kemungkinan berkaitan dengan pemanasan laut, pasokan nutrisi, serta aktivitas organisme lain yang membantu mempertahankan pertumbuhannya.
NASA dan sejumlah lembaga ilmiah memanfaatkan satelit PACE untuk memantau perkembangan Sargassum dari luar angkasa. Instrumen Ocean Color Instrument atau OCI pada PACE dapat mendeteksi Sargassum berdasarkan karakteristik cahaya yang dipantulkannya.
Data satelit membantu ilmuwan memetakan sabuk Sargassum Atlantik yang membentang dari Afrika Barat hingga Teluk Meksiko. Pemantauan harian membantu masyarakat pesisir bersiap menghadapi dampak tumpukan Sargassum yang terbawa arus menuju pantai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....