Pembentukan Bintang di Galaksi Andromeda Ditemukan Mulai Meredup
- 28 Jul 2026 16:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hubble menemukan pembentukan bintang di Andromeda menurun selama 500 juta tahun terakhir.
- Laju pembentukan bintang kini hanya sekitar seperlima massa Matahari per tahun.
- Interaksi dengan galaksi satelit M32 diduga mungkin berkontribusi terhadap penurunan aktivitas tersebut.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pembentukan bintang di galaksi Andromeda terus mengalami penurunan selama sekitar 500 juta tahun terakhir. Hal ini ditemukan oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA.
Penurunan tersebut bahkan semakin tajam dalam 40 juta tahun terakhir. Ini menunjukkan Andromeda kini memasuki fase aktivitas pembentukan bintang yang lebih rendah.
Andromeda merupakan galaksi spiral yang ukurannya sebanding dengan Bima Sakti, berjarak sekitar 2,5 juta tahun cahaya dari Bumi. Para astronom menggabungkan data yang memetakan dua pertiga cakram Andromeda dan mengukur sekitar 200 juta bintang secara individual.
Hasilnya menunjukkan, Andromeda membentuk bintang dengan laju sekitar satu kali massa Matahari per tahun sekitar 500 juta tahun lalu. Angka itu turun menjadi sekitar setengahnya 40 juta tahun lalu, dan kini hanya sekitar seperlima massa Matahari per tahun.
Sebagian besar aktivitas pembentukan bintang terbaru terjadi di sebuah cincin pembentuk bintang. Cinin itu berjarak sekitar 32 ribu tahun cahaya dari pusat Andromeda.
Penurunan aktivitas tersebut terutama dipengaruhi oleh berkurangnya pembentukan bintang di dalam cincin tersebut. Para peneliti menilai kondisi itu kemungkinan merupakan proses alami setelah Andromeda melewati periode pembentukan bintang yang lebih aktif.
Astronom juga menyelidiki hubungan penurunan pembentukan bintang dan galaksi satelit M32, sekitar 16 ribu tahun cahaya dari Andromeda. Wilayah Andromeda yang berdekatan dengan M32 menunjukkan penurunan aktivitas pembentukan bintang yang dimulai sekitar 60 juta tahun lalu.
Sehingga, mereka menduga interaksi dengan M32 mungkin berperan. Penelitian akan dilanjutkan dengan analisis data Hubble dan penggabungannya dengan pengamatan dari observatorium berbasis darat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....