Kemendikdasmen Komitmen Bina Prestasi Siswa dalam Ajang Internasional

  • 14 Jul 2026 13:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemendikdasmen melepas delegasi siswa SMA untuk mengikuti enam jenis kompetisi olimpiade internasional tahun 2026 dengan pembinaan intensif dari Pusat Prestasi Nasional.
  • Pemerintah merencanakan pengiriman 100 pelajar pada 14 bidang kompetisi internasional yang tersebar di berbagai negara sesuai bidang lomba masing-masing.
  • Delegasi fisika Indonesia telah berhasil meraih satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu dalam olimpiade fisika dan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada sore hari.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus berkomitmen dalam membina prestasi para siswa yang akan bertanding dalam ajang olimpiade tingkat internasional. Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam acara Pelepasan delegasi Indonesia ke ajang Internasional Tahun 2026 di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.

Seluruh delegasi merupakan pelajar SMA yang telah lolos seleksi tingkat nasional dan mendapatkan pembinaan intensif dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Di antaranya tutor, pelatihan akademik, hingga persiapan-persiapan yang dibutuhkan menuju kompetisi internasional.

“Para delegasi akan diberangkatkan ke berbagai negara sesuai bidang lomba masing-masing. Pelepasan delegasi menunjukkan komitmen Kemendikdasmen sesuai arahan Presiden Prabowo untuk memberi kesempatan kepada anak-anak Indonesia yang berbakat dan berprestasi," kata Mu’ti.

Pada acara pelepasan hari ini, sejumlah delegasi yang diberangkatkan akan bertanding untuk enam jenis kompetisi tingkat internasional. Adapun tahun ini, Kemendikdasmen berencana mengirim 100 orang pada 14 bidang kompetisi internasional

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti membeberkan, ada enam kompetisi yang akan diikuti oleh para delegasi. Di antaranya International Olympiad in Informatics di Uzbekistan, World Science Olympiad di Bali.

Kemudian, International Geography Olympiad di Istanbul, Turki, International Olympiad in Artificial Intelligence di Kazakhstan. Tak ketinggalan, International Earth Science Olympiad di Italia dan Battle of the Science di Penang, Malaysia.

"Indonesia telah meraih satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu pada olimpiade fisika. Delegasi fisika dijadwalkan kembali ke Indonesia pada sore hari dan akan disambut di bandara,” kata Suharti.

Ia mengatakan, saat ini masih ada sejumlah delegasi ysng masih berjuang di bidang matematika, biologi, kimia, ekonomi, dan debat. “Pemerintah berharap seluruh delegasi kembali menyumbangkan prestasi bagi Indonesia," ucap Suharti.

Salah seorang siswa olimpiade, Muhammad Bagir, dari SMA Negeri 8 Jakarta mengapresiasi seluruh pihak yang telah memfasilitasi pembinaan. Bagir akan mewakili Indonesia pada International Olympiad in Astronomy and Astrophysics (IOAA) di Vietnam pada akhir September 2026.

"Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih atas segala pihak yang sudah memfasilitasi segala pelatihan. Berbagai persiapan yang saya lakukan meliputi belajar mandiri, latihan mengerjakan soal, pembinaan tahap 1, pembinaan tahap 2, bersama para tutor dari dosen astronomi ITB hingga peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)," kata Bagir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....