EMGS: Visa Mahasiswa Internasional Bisa Terbit dalam Lima Hari
- 12 Jul 2026 04:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah Malaysia juga membuka peluang magang, bekerja, dan memperoleh pengalaman pascalulus bagi mahasiswa asing
- EMGS mengklaim proses visa mahasiswa internasional dapat selesai dalam lima hari jika dokumen lengkap
- Kedutaan Besar Malaysia menegaskan pengurusan visa pelajar Indonesia difasilitasi melalui sistem dari EMGS
RRI.CO.ID, Jakarta – Education Malaysia Global Services (EMGS) mengklaim proses pengurusan visa mahasiswa internasional dapat diselesaikan dalam waktu lima hari kerja. Proses tersebut berlaku apabila seluruh dokumen persyaratan dinyatakan lengkap.
Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempermudah mahasiswa asing melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi Malaysia. Percepatan layanan visa juga didukung sekitar 40 petugas imigrasi yang bertugas di EMGS.
"Kalau untuk pemula, jika dokumen yang diterima lengkap, kami proses (visa) bersama imigrasi selama lima hari. Itu rekor sekarang ini 5 hari itu yang paling cepat di dunia," ujar Chief Executive Officer (CEO) EMGS Novie Tajuddin saat berdialog bersama Pro 3 RRI di Jakarta, Sabtu, 11 Juli 2026.
Namun, Novie menjelaskan proses lima hari tersebut hanya mencakup tahapan pengurusan antara EMGS dan otoritas imigrasi Malaysia. Sementara itu, proses administrasi di perguruan tinggi, lanjutnya, masih memerlukan waktu tambahan hingga seluruh tahapan selesai.
"Kalau di universitas mungkin masih lebih lama, mungkin lima belas hari. Jadi dua puluh hari siap," katanya.
Sementara itu, perwakilan dari Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia memastikan pihaknya turut memfasilitasi pengurusan visa bagi pelajar Indonesia. Namun, seluruh proses administrasi tetap dilakukan melalui sistem dari EMGS untuk memudahkan calon mahasiswa.
"Untuk sekarang ini bagi pihak Kedutaan Besar Malaysia memang kita memfasilitasi urusan-urusan visanya. Tapi urusan-urusan ini sebenarnya lewat dari EMGS sendiri, mereka mempunyai kantornya, mempunyai karyawan yang menguruskan visa," ujar Atase Pendidikan Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia Hasnul Faizal.
Selain itu, ia mengatakan pemerintah Malaysia juga memberikan kemudahan bagi mahasiswa asing setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi dapat memanfaatkan kesempatan untuk magang, bekerja, maupun berwisata melalui program yang telah disiapkan pemerintah Malaysia.
"Oh iya, ini satu yang spesial. Memang dibangun oleh pemerintah Malaysia di mana memberi ruang kepada pelajar-pelajar asing," ujarnya.
Hasnul menjelaskan kesempatan tersebut menjadi bagian dari kebijakan pemerintah Malaysia untuk memberikan pengalaman tambahan kepada lulusan internasional. Menurutnya, mahasiswa dapat memanfaatkan masa tersebut untuk memperoleh pengalaman kerja sebelum kembali ke negara asal.
"Jadi ini sudah ada peluang. Sudah paket, lulus, kemudian ada peluang, boleh juga keliling Malaysia, mencari pengalaman berada di Malaysia," katanya.
Sebagai informasi EDMGS ini merupakan lembaga di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia. Lembaga tersebut bertugas memproses visa mahasiswa internasional sekaligus mempromosikan perguruan tinggi negeri dan swasta di Malaysia.
EMGS juga menggelar promosi pendidikan tinggi Malaysia selama dua hari di Kempinski, Jakarta pada 11-12 Juli 2026. Sebanyak 28 perguruan tinggi Malaysia dan petugas imigrasi dihadirkan untuk memudahkan calon mahasiswa Indonesia memperoleh informasi pendidikan serta layanan visa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....