Astronaut ISS Abadikan Stadion Piala Dunia 2026 dari Luar Angkasa
- 07 Jul 2026 14:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Astronaut di ISS memotret sejumlah stadion tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026, termasuk Levi's Stadium di California dan MetLife Stadium di New Jersey, dari orbit Bumi.
- Foto-foto tersebut menampilkan tidak hanya stadion, tetapi juga lanskap, infrastruktur, serta upaya restorasi lingkungan di sekitar kawasan penyelenggara pertandingan.
RRI.CO.ID, Jakarta – Para astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) mengabadikan sejumlah stadion tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026. Foto itu diabadikan dari ketinggian sekitar 400 kilometer di atas Bumi.
Foto-foto tersebut menampilkan kondisi lanskap, infrastruktur, hingga ekosistem di sekitar stadion yang menjadi lokasi pertandingan. Salah satunya Levi's Stadium di Santa Clara, California, yang menjadi tuan rumah enam pertandingan Piala Dunia 2026.
Stadion yang selesai dibangun pada 2014 itu berada di kawasan Teluk San Francisco. Levi’s Stadium juga dikelilingi permukiman, pusat bisnis, serta area restorasi lahan basah bekas tambak garam.
Wilayah Teluk San Francisco saat ini menjalankan program restorasi lingkungan selama 50 tahun. Tujuannya untuk mengembalikan sebagian besar tambak garam menjadi lahan basah pasang surut dan rawa.
Upaya tersebut tetap mempertahankan sebagian warisan industri garam yang telah lama menjadi ciri khas kawasan tersebut. Kemudian, Pertandingan terakhir di Bay Area digelar pada 1 Juli 2026, saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 2-0.
Kemenangan tersebut membawa tim tuan rumah melaju ke babak 16 besar. Sementara itu, partai final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey.
Stadion yang berada di kawasan Meadowlands Sports Complex itu juga pernah dipotret astronaut ISS. Citranya memperlihatkan perubahan lanskap akibat aktivitas manusia selama berabad-abad.
Kawasan di sekitar stadion final sebelumnya merupakan lahan basah dan hutan cedar yang berkembang menjadi permukiman hingga lokasi pembuangan limbah. Dalam beberapa dekade terakhir, berbagai proyek restorasi lahan basah dilakukan bersamaan dengan pembangunan kompleks olahraga dan hiburan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....