EDRR Expo Indonesia 2026 Siap Digelar Agustus

  • 07 Jul 2026 07:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • EDRR Expo Indonesia 2026 akan diselenggarakan pada 12-14 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran sebagai platform B2B untuk pertukaran teknologi dan inovasi manajemen bencana.
  • Pameran ini akan menghadirkan seminar, workshop, dan simulasi penyelamatan yang dipandu para ahli untuk meningkatkan pemahaman praktis dalam penanganan darurat dan pengurangan risiko bencana.
  • Berbagai kementerian dan lembaga pemerintah Indonesia memberikan dukungan penuh, termasuk Kemenko PMK, BNPB, BMKG, Polri, TNI, dan BRIN, menunjukkan komitmen koordinasi sistem manajemen bencana berbasis teknologi terkini.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pameran internasional Emergency Disaster Reduction & Rescue (EDRR) Expo Indonesia akan kembali digelar pada 12–14 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Sebagai platform B2B, pameran ini akan memamerkan solusi teknologi masa depan, peralatan mutakhir, serta sistem manajemen keselamatan untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana global.

EDRR Indonesia 2026 akan mempertemukan pelaku industri, produsen peralatan keselamatan, instansi pemerintah, organisasi kemanusiaan, dan pakar keselamatan dari berbagai negara. Pameran ini dirancang untuk mendorong pertukaran informasi, inovasi teknologi, serta membuka peluang kolaborasi bisnis di bidang manajemen risiko dan mitigasi bencana.

Selain area pameran produk, EDRR 2026 juga akan menghadirkan seminar, workshop, dan simulasi penyelamatan yang dipandu para ahli. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman praktis dalam penanganan darurat dan pengurangan risiko bencana.

Penyelenggaraan EDRR 2026 mendapat dukungan penuh dari berbagai kementerian dan lembaga pemerintah Indonesia. Dukungan datang dari Kemenko PMK, Kementerian ESDM melalui Ditjen Mineral dan Geologi, serta BASARNAS.

Dukungan kuat juga diberikan oleh BMKG, BNPB, Polri, Mabes TNI dengan partisipasi tiga matra yaitu TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. BPBD Jakarta, BRIN, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, dan Universitas Pertahanan juga turut mendukung acara ini.

Kehadiran berbagai instansi ini menunjukkan komitmen pemerintah membangun sistem manajemen bencana terkoordinasi berbasis teknologi terkini. Fiona Bai selaku Vice President of SIEC - CPIT Shanghai menyatakan kolaborasi internasional menjadi kunci utama menghadapi tantangan bencana global.

"EDRR Indonesia 2026 hadir sebagai jembatan penting yang menghubungkan inovasi teknologi dunia dengan kebutuhan nyata di lapangan. Kami akan menghadirkan teknologi dan pakar keselamatan global ke Indonesia karena melihat komitmen besar pemerintah dalam memperkuat mitigasi bencana," katanya, Senin 6 Juli 2026.

EDRR Indonesia 2026 juga akan menyelenggarakan belasan seminar dan workshop sebagai wadah diskusi interaktif. Para praktisi, akademisi, dan pemangku kepentingan dapat saling berbagi wawasan serta strategi penguatan manajemen risiko bencana.

Vista Limbong, Project Director Seven Event selaku penyelenggara, menekankan pentingnya pameran sebagai platform B2B menyeluruh. "Kami ingin memfasilitasi pertemuan antara produsen teknologi keselamatan dengan instansi pemerintah, sektor swasta, dan organisasi kemanusiaan," ujar Vista.

Fokus tahun ini adalah menghadirkan solusi teknologi masa depan yang lebih praktis dan efisien. Teknologi tersebut siap diintegrasikan untuk mempercepat respons darurat serta meminimalkan risiko bencana di Indonesia.

Pameran ini menjadi momentum penting bagi penguatan sistem keselamatan nasional yang lebih tangguh. Kolaborasi lintas sektor dan internasional diharapkan mampu menjawab tantangan bencana yang semakin kompleks.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....