Matahari Lepaskan Suar X1.1, NASA Pantau Dampaknya ke Bumi
- 01 Jul 2026 09:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Matahari tercatat lepaskan suar kelas X1.1.
- Aktivitas ini berpotensi ganggu komunikasi dan satelit.
- NASA terus pantau aktivitas Matahari dan dampaknya bagi Bumi.
RRI.CO.ID, Jakarta - Matahari kembali menunjukkan aktivitas tinggi dengan melepaskan suar matahari atau solar flare yang kuat. Puncak peristiwa ini terjadi pada Selasa, 30 Juni 2026 pukul 16.50 waktu ET (Rabu, 1 Juni pukul 03.50 WIB).
Fenomena tersebut berhasil direkam oleh satelit pengamat Matahari milik NASA, Solar Dynamics Observatory. Suar matahari merupakan ledakan energi yang sangat besar dari permukaan Matahari.
Peristiwa ini diklasifikasikan sebagai suar kelas X1.1. Kelas X merupakan kategori tertinggi untuk intensitas suar matahari.
Sementara angka 1.1 menunjukkan tingkat kekuatan dari suar tersebut. Suar matahari dan letusan yang menyertainya dapat memengaruhi komunikasi radio di Bumi.
Selain itu, fenomena ini juga berpotensi mengganggu jaringan listrik dan sinyal navigasi. Aktivitas Matahari yang ekstrem juga dapat meningkatkan risiko bagi satelit, wahana antariksa, dan astronaut.
NASA terus memantau perkembangan cuaca antariksa melalui armada satelit pengamatnya. Pengamatan dilakukan untuk mempelajari aktivitas Matahari, atmosfernya, serta partikel dan medan magnet di sekitar Bumi.
Informasi tersebut membantu para ilmuwan memahami dampak cuaca antariksa terhadap teknologi modern. Masyarakat dapat memantau prakiraan dan peringatan cuaca antariksa melalui Pusat Prediksi Cuaca Antariksa milik NOAA.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....