Samsung, SK hynix, dan Micron digugat atas dugaan penetapan harga DRAM
- 30 Jun 2026 12:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Samsung, SK hynix, dan Micron ke Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California pada tanggal 25 Juni 2026. Sekitar 17 penggugat menuduh ketiga produsen memori tersebut melakukan koordinasi ilegal untuk membatasi pasokan DRAM dan memanipulasi harga.
Menurut gugatan, koordinasi illegal ini telah menyebabkan harga DRAM mengalami peningkatan hingga 700 persen selama tahun terakhir. Gugatan class action bernama Garciaguirre et al. v. Samsung Electronics Co., Ltd tersebut mengacu pada Pasal 1 Undang-Undang Sherman.
Pasal 1 Undang-Undang Sherman (Sherman Antitrust Act Section 1) adalah landasan hukum antimonopoli di Amerika Serikat. Undang-undang ini melarang keras setiap kontrak, konspirasi, atau persekongkolan yang secara tidak wajar menghambat perdagangan atau kegiatan usaha bebas.
Samsung dan SK hynix sebelumnya pernah mengaku bersalah atas tindak pidana penetapan harga DRAM. SK hynix membayar denda sebesar $185 juta pada April 2005, sedangkan Samsung membayar denda sebesar $300 juta pada November 2005.
Gugatan tersebut berargumen bahwa ketiga perusahaan tersebut memanfaatkan peralihan terkoordinasi ke high-bandwidth memory (HBM). HBM digunakan untuk akselerator AI dan terbentuk dari beberapa chip DRAM yang ditumpuk secara vertical, terhubung langsung ke prosesor.
Alasan ini dijadikan kedok oleh ketiga produsen memori tersebut untuk membatasi produksi modul DDR3 dan DDR4 yang lebih lama. Para penggugat berpendapat bahwa kontraksi pada DRAM komoditas tersebut telah mendorong harga ke rekor tertinggi.
Kasus diperparah dengan tidak adanya pesaing yang dapat masuk karena pembangunan pabrik DRAM baru membutuhkan biaya dan memakan waktu. Kondisi ini memungkinkan Samsung, SK hynix, dan Micron untuk memangkas produksi tanpa takut harga mereka dikalahkan oleh pesaing lainnya.
Penggugat yang disebutkan dalam gugatan ini meliputi 14 individu dan tiga usaha kecil di bidang komputer. Di antara penggugat tersebut, ialah Troy's Computers dan perusahaan perbaikan komputer di Florida, My Florida PC.
Mereka mengutip kenaikan harga iPad dan Mac Apple baru-baru ini sebagai bukti adanya tekanan pasar tersebut. Akibatnya, mereka meminta status gugatan kelompok, perintah pengadilan, dan ganti rugi tiga kali lipat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....