Essay Contest Djarum Beasiswa Plus Cetak Gagasan Kritis Mahasiswa

  • 26 Jun 2026 13:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Para juri mengapresiasi kualitas gagasan yang ditunjukkan para finalis Essay Contest Djarum Beasiswa Plus.
  • Kompetisi yang diikuti 533 peserta itu dinilai berhasil menghadirkan ide-ide segar sekaligus solusi atas berbagai persoalan sosial yang relevan dengan tantangan masa kini.
  • Jurnalis senior sekaligus Pendiri Narasi TV, Najwa Shihab menilai karya para finalis menunjukkan orisinalitas, keberanian intelektual, serta kemampuan berpikir kritis sebagai bekal calon pemimpin.

RRI.CO.ID, Badung - Para juri mengapresiasi kualitas gagasan yang ditunjukkan para finalis Essay Contest Djarum Beasiswa Plus. Kompetisi yang diikuti 533 peserta itu dinilai berhasil menghadirkan ide-ide segar sekaligus solusi atas berbagai persoalan sosial yang relevan dengan tantangan masa kini.

Jurnalis senior sekaligus Pendiri Narasi TV, Najwa Shihab menilai karya para finalis menunjukkan orisinalitas, keberanian intelektual, serta kemampuan berpikir kritis sebagai bekal calon pemimpin. Menurutnya, kualitas tersebut menjadi modal penting bagi generasi muda menghadapi tantangan masa depan bangsa.

“Karya para finalis menawarkan perspektif baru, solusi atas persoalan, serta menunjukkan orisinalitas dan keberanian intelektual. Semua itu menjadi bekal penting karena kemampuan berpikir kritis sangat dibutuhkan untuk melahirkan calon pemimpin masa depan,” kata Najwa Shihab saat diwawancarai awak media di sela Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum 2025/2026 di Badung, Bali, Jumat, 26 Juni 2026.

Senada dengan itu, Guru Besar IPB University, Prof. Ronny Rachman Noor menilai presentasi menjadi tahapan penting untuk menguji, mempertajam, sekaligus mengembangkan kualitas gagasan para finalis. Menurutnya, kemampuan menyampaikan ide melalui diskusi konstruktif sama pentingnya dengan proses penulisan esai.

“Ini bukan ujian skripsi. Anggap saja presentasi ini sebagai ruang berdiskusi, kalau belum bisa menjawab, itu wajar karena bagian dari proses belajar. Saya berharap setelah kegiatan ini kemampuan kalian akan meningkat,” kata Prof. Ronny Rachman.

Sementara itu, Beswan Djarum 2005/2006, Gloria Tamba, mengatakan pengalaman sebagai penerima Djarum Beasiswa Plus menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya. Menurut dia, berbagai pelatihan dan pembinaan yang diterima selama program masih bermanfaat hingga kini.

“Apa yang saya terima sebagai Beswan Djarum sangat berguna bagi dunia kerja. Gelar Beswan Djarum juga membantu saya dalam profesi. Selamat berlomba dan banggalah karena kita adalah orang-orang terpilih menjadi Beswan Djarum,” ucap Gloria.

Melalui Essay Contest Djarum Beasiswa Plus, Bakti Pendidikan Djarum Foundation terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui Essay Contest Djarum Beasiswa Plus. Program tersebut menumbuhkan daya saing intelektual, kepedulian sosial, dan kepemimpinan sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....