NU Care-LAZISNU Gandeng Unilever Perkuat Literasi AI dan Finansial Perempuan
- 26 Mei 2026 14:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - NU Care-LAZISNU bersama Unilever Indonesia memperkuat literasi kecerdasan buatan atau AI dan finansial perempuan melalui Program Perempuan PandAI dan Berdaya. Program tersebut menyasar sekitar 20 ribu perempuan Indonesia melalui pelatihan literasi keuangan dan digital berbasis teknologi kecerdasan buatan.
Kegiatan berlangsung sejak Februari hingga 24 Mei 2026 secara daring dan luring di delapan wilayah Indonesia. Pelatihan digelar di Bangkalan, Gresik, Sidoarjo, Jombang, Lampung Utara, Lampung Selatan, Metro, dan Tulang Bawang Barat.
Lebih dari 4.000 perempuan mengikuti pelatihan tatap muka yang melibatkan pelajar, santri putri, mahasiswi, guru, pelaku UMKM, dan ibu rumah tangga. Sementara peserta daring tercatat mencapai 15.172 orang dari berbagai daerah di Indonesia.
Sekretaris LAZISNU PBNU Moesafa mengatakan perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga dan lingkungan masyarakat. Menurutnya, perempuan perlu dibekali kemampuan literasi digital dan keuangan agar mampu memanfaatkan teknologi secara produktif dan bermanfaat.
“Perempuan hari ini memiliki peran yang sangat besar, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan literasi digital serta literasi keuangan agar mampu memanfaatkan teknologi secara produktif," ujar Moesafa di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jombang, Selasa, 26 Mei 2026.
Wakil Direktur Fundraising, Humas dan IT NU Care-LAZISNU PBNU Anik Rifqoh menyebut program tersebut menghadirkan pendidikan inklusif bagi perempuan berbagai latar belakang. Ia menjelaskan, pelatihan dilakukan secara daring maupun tatap muka dengan dukungan trainer dan master-trainer berpengalaman.
Sementara itu, Director of Communications, Corporate Affairs and Sustainability Unilever Indonesia Nurdiana Darus mengatakan program tersebut mendukung inklusi ekonomi dan digital perempuan Indonesia. "Perempuan yang menguasai manajemen finansial dan teknologi AI dapat membawa dampak positif bagi keluarga dan komunitas sekitar," ucapnya.
Peserta asal Sidoarjo, Siti Mutaibah mengaku memperoleh banyak manfaat dari materi pemanfaatan AI dalam aktivitas sehari-hari. “AI ini sangat mempermudah kami, di antaranya dalam membuat banner, flyer, maupun kebutuhan lainnya,” ujar Siti.
Siti juga menilai materi literasi keuangan membantu perempuan memahami pentingnya mengatur dan mengelola keuangan keluarga secara bijak. "Seorang perempuan harus mampu mengatur uang, menyimpan uang, dan mengelola keuangan dengan baik,” katanya menambahkan.
Peserta lainnya, Diah Ageng Lisnani merasa senang dapat mengikuti pelatihan tersebut secara gratis bersama peserta lainnya. “Terima kasih NU Care-LAZISNU dan Unilever sudah kasih ilmu ini gratis, seru dan bermanfaat,” ujar Diah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....