Letusan Mount St Helens 18 Mei 1980 Luluhlantakkan Ratusan Kilometer Hutan
- 18 Mei 2026 16:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Letusan Gunung St. Helens pada 18 Mei 1980 menghancurkan lebih dari 700 kilometer persegi hutan.
- Letusannya juga melontarkan abu hingga 24 ribu meter ke atmosfer.
- Peristiwa ini menjadi salah satu erupsi paling terdokumentasi, membuka peluang besar bagi ilmuwan untuk meneliti dampaknya.
RRI.CO.ID, Jakarta – Dunia mencatat salah satu letusan gunung berapi paling dahsyat pada 18 Mei 1980. Fenomena tersebut merupakan erupsi Mount St. Helens di Amerika Serikat.
Mengutip NASA, Gunung St. Helens adalah gunung berapi stratovolcano aktif. Gunung ini terletak di wilayah Skamania, Washington.
Ketika letusan lateral 18 Mei 1980 terjadi, ketinggian puncaknya berkurang dari 9.677 kaki menjadi 8.365 kaki. Letusan ini diawali oleh serangkaian gempa bumi yang memicu runtuhnya sisi utara gunung.
Hal ini menciptakan longsoran besar yang diikuti ledakan eksplosif. Dalam hitungan detik, lebih dari 700 kilometer persegi hutan hancur.
Sementara itu, kolom abu dan asap membumbung hingga sekitar 24 ribu meter ke atmosfer. Peristiwa ini menjadi salah satu erupsi paling terdokumentasi karena lokasinya yang mudah diakses.
Para ilmuwan memanfaatkan fenomena ini untuk mempelajari aktivitas vulkanik serta dampak ekologisnya. Pasca letusan, kawah di puncak gunung membentuk kubah lava yang terus berkembang, meski aktivitasnya telah mereda.
Dampak erupsi juga terlihat dari aliran lumpur dan material vulkanik yang menutup lembah-lembah sungai di sekitarnya. Termasuk wilayah Sungai Toutle, yang hingga kini masih berpotensi membawa endapan saat terjadi hujan deras.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....