Tersembunyi di Balik Debu Kosmik, Vela Supercluster ternyata Lebih Masif

  • 05 Mei 2026 15:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Vela Supercluster memiliki massa sekitar 30 ribu triliun kali Matahari, membentang 300 juta tahun cahaya, dan tersembunyi di Zone of Avoidance di Milky Way.
  • Analisis terbaru menunjukkan pengaruh gravitasinya lebih besar dari perkiraan, berperan dalam “cosmic flows” bersama struktur lain seperti Great Attractor dan Shapley Supercluster.

RRI.CO.ID, Jakarta - Para astronom mengungkap struktur raksasa di alam semesta, yakni Vela Supercluster. Mengutip Space.com, objek tersebut selama ini tersembunyi di balik wilayah gelap Zone of Avoidance di Milky Way.

Vela Supercluster merupakan gugusan superklaster galaksi. Massanya diperkirakan mencapai 30 ribu triliun kali massa Matahari.

Superklaster ini membentang sepanjang sekitar 300 juta tahun cahaya dan terletak rata-rata 870 juta tahun cahaya dari Bumi. Struktur raksasa ini terdiri dari lebih dari 20 klaster galaksi, kini diketahui jauh lebih besar dari perkiraan awal.

Keberadaannya juga berpengaruh terhadap pergerakan galaksi-galaksi di wilayah kosmik tempat kita berada. Vela Supercluster pertama kali ditemukan pada 2016.

Penemuan ini dipimpin oleh Renée C. Kraan-Korteweg dari University of Cape Town, Afrika Selatan. Lokasinya yang berada dekat bidang galaksi Bima Sakti membuatnya tersembunyi oleh debu kosmik, sehingga sulit diamati secara konvensional.

Wilayah Zone of Avoidance sendiri mencakup sekitar 20 persen langit jika dilihat dari Bumi. Ini menjadikannya salah satu area paling menantang dalam pengamatan astronomi.

Debu antar bintang di Bima Sakti menghalangi atau meredupkan cahaya dari galaksi-galaksi yang berada di belakangnya. Meski demikian, para ilmuwan telah mengembangkan berbagai teknik untuk “menembus” penghalang tersebut.

Melalui pendekatan ini, para peneliti berhasil mengungkap skala sebenarnya dari Vela Supercluster. Mereka juga memahami perannya dalam “cosmic flows”, arus pergerakan galaksi akibat tarikan gravitasi struktur besar di alam semesta.

Sebelumnya, massa Vela Supercluster dianggap belum cukup untuk menjelaskan seluruh pola pergerakan galaksi yang diamati. Namun, analisis menggunakan CosmicFlows menunjukkan, superklaster ini memiliki pengaruh gravitasi yang jauh lebih besar.

Selain Vela, terdapat pula sumber tarikan gravitasi besar lainnya. Seperti Great Attractor dan Shapley Supercluster yang berjarak sekitar 650 juta tahun cahaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....