Misi Artemis II Masuki Atmosfer Bumi, Publik Bisa Saksikan lewat Siaran Langsung
- 10 Apr 2026 13:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Perjalanan pulang kapsul Orion dari misi Artemis II dapat disaksikan melalui siaran langsung teleskop Virtual Telescope Project yang dipandu astrofisikawan Gianluca Masi.
- Jika cuaca mendukung, Orion akan terlihat sebagai titik cahaya redup yang bergerak cepat di langit malam sebelum memasuki atmosfer Bumi dan mendarat di Samudra Pasifik pada 10 April 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Misi Artemis II NASA dijadwalkan kembali ke Bumi pada Jumat, 10 April 2026. Publik dapat menyaksikan perjalanan ini melaju kembali menuju Bumi melalui siaran langsung.
Siaran langsung ini diselenggarakan oleh Virtual Telescope Project (VTP) dan dipandu oleh astrofisikawan Gianluca Masi. Tayangan dijadwalkan dimulai pukul 22.45 waktu Eastern Daylight Time (EDT) atau sekitar 09.45 WIB pada 10 April 2026.
Melalui jaringan teleskop robotik di Italia, para astronom akan mencoba melacak kapsul Orion saat melintasi langit malam. Dari Bumi, Orion diperkirakan terlihat sebagai titik cahaya redup yang bergerak cepat berlatar belakang bintang.
Jika kondisi cuaca mendukung, siaran ini menjadi salah satu kesempatan terakhir untuk melihat Orion di ruang angkasa. Setelah itu, kapsul tersebut akan memasuki atmosfer Bumi dan mendarat di lepas Pantai San Diego.
Pesawat luar angkasa itu akan memasuki atmosfer dengan kecepatan hampir 38.367 kilometer per jam. Tahap ini menjadi tahap krusial yang penuh risiko.
Selama proses tersebut, kapsul akan dilindungi oleh perisai panas (heat shield). Perisai ini dirancang menahan suhu hingga sekitar 2.760 derajat Celsius akibat gesekan ekstrem dengan atmosfer.
Misi Artemis II diluncurkan pada 1 April 2026 dengan membawa empat astronaut untuk melakukan penerbangan bersejarah mengelilingi Bulan. Misi ini menjadi penerbangan berawak pertama yang melampaui orbit rendah Bumi sejak misi Apollo 17 pada 1972.
Selama menjalankan misinya, kru Orion terbang ribuan kilometer melampaui orbit Bulan. Bahkan, mereka menyaksikan fenomena gerhana Matahari total dari luar orbit Bulan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....