Astronot Artemis II Bagikan Momen Paling Mengharukan selama Menjalani Misi
- 10 Apr 2026 13:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Misi Artemis II mencetak rekor baru sebagai penerbangan manusia terjauh dari Bumi, melampaui rekor Apollo 13 pada 1970.
- Di tengah momen bersejarah itu, kru Orion mengusulkan penamaan kawah di Bulan “Carroll” untuk mengenang mendiang istri komandan Reid Wiseman.
RRI.CO.ID, Jakarta - Misi Artemis II NASA tidak hanya mencatat rekor baru dalam eksplorasi antariksa. Misi ini juga menghadirkan momen emosional bagi para astronaut saat berada di dekat Bulan.
Kapsul Orion berhasil melampaui jarak terjauh dari Bumi yang pernah dicapai manusia. Rekor tersebut sebelumnya dipegang oleh misi Apollo 13 (1970) yang mencapai 400.171 kilometer dari Bumi.
Di tengah pencapaian bersejarah itu, para awak memanfaatkan momen tersebut untuk mengenang sosok yang mereka kasihi. Mereka mengusulkan penamaan sebuah kawah di Bulan dengan nama Carroll.
Carroll ialah mendiang istri komandan misi Reid Wiseman, dengan nama lengkap Carroll Taylor Wiseman. Sang istri wafat karena kanker pada 2020 lalu.
Usulan tersebut disampaikan oleh astronaut Jeremy Hansen kepada Mission Control. Ia menjelaskan bahwa kawah yang dimaksud berada di lokasi unik.
Titik ini berada tepat di batas antara sisi dekat dan sisi jauh Bulan. Sehingga, pada waktu tertentu, kawah ini dapat terlihat dari Bumi sebagai titik terang.
Wiseman mengungkapkan, ide tersebut sebenarnya telah direncanakan oleh rekan-rekannya sejak sebelum peluncuran misi. Saat menjalani masa karantina di Kennedy Space Center, ketiga rekannya menyampaikan keinginan untuk memberikan penghormatan tersebut.
Menurut Wiseman, momen itu sangat menyentuh baginya karena rekan-rekannya secara khusus memikirkan cara untuk mengenang mendiang istrinya. Namun, ia mengaku tidak sanggup menyampaikan pidato tersebut secara langsung karena terlalu emosional.
Jeremy Hansen kemudian mengambil peran menyampaikan usulan itu kepada Mission Control. Wiseman mengatakan ia benar-benar tersentuh ketika Hansen mengeja nama Carroll satu per satu agar dapat dicatat dengan benar.
Saat itulah emosi seluruh kru memuncak. Wiseman melihat Christina Koch meneteskan air mata, sementara ia sendiri menggenggam tangan Hansen dan merasakan tangannya bergetar.
Wiseman menyebut momen tersebut sebagai puncak paling bermakna dalam misi Artemis II secara pribadi. Ia mengatakan pengalaman itu justru semakin mempererat ikatan keempat astronaut di dalam kapsul Orion.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....